jump to navigation

Syetan Juga Bermanfaat 29 November, 2007

Posted by santribuntet in Kajian Kitab, Peristiwa, Supranatural.
Tags: , , , , , ,
trackback

WARNING…!

Postingan kali ini rada-rada sok moralis, tapi bukan dari Asthabrata . Tulisanpun panjang. Saya bermaksud hanya untuk bersilaturahmi biar rezekinya banyak dan berdiskusi. Tidak bermaksud mengajak untuk mengaji. Jadi postingan ini agaknya gak enak dibacanya, silakan diclose. Kalau nekad ya monggo. Tulisan ini hanya teoritis bukan pengalaman pribadi biar jadi selebritis…

Artinya: “Tidaklah sia-sia Tuhan menciptakan segala sesuatu” (Al Qur’an)

Benarkah syetan itu bermanfaat bagi manusia; bukankah Tuhan menciptakan syetan sebagai musuh yang nyata; dan bukankah Tuhan memerintahkan manusia agar menjauhinya; Sebab pekerjaan syetan adalah menggoda manusia secaraa profesional. Termasuk ngeblog inipun diharamkan karena sytenkah?

Hampir 24 jam mereka terus-menerus merongrong manusia termasuk aktivitas dakwah agar melupa­kan Tuhan dan berusaha membuat kegelapan di dalam hati­nya. Pekerjan syetan baru berhenti manakala manusia telah meninggalkan dunia sebab mereka memiliki cita-cita yang kuat yaitu mencari teman sebanyak-banyaknya di neraka dari golongan jin dan manusia. Lalu apakah sisi manfaat dari syetan.

Kita mengetahui bahwa kedudukan manusia akan mening­kat derajatnya (maqamnya) semata-mata karena mampu melewati rintangan hawa nafsu dan godaan syetan. Sebalik­nya, manusia pun bisa menduduki derajat yang paling rendah bahkan lebih rendah daripada binatang dengan sebab syetan.

Singkatnya, keberadaan syetan boleh jadi harus disyukuri bagi orang-orang yang menuju Tuhan. Sebab tanpa gangguan dan godaan mereka manusia tidak akan meningkat derajatnya di sisi Tuhan sebagaimana keduduk­an para malaikat di sisi Tuhan tidak naik dan turun derajatnya sebab golongan malaikat tidak digoda oleh syetan.

ZARIMA dulu dikenal si RATU EKSTASSIMemahami Karakter Syetan
Syetan mestinya harus dipahami karakter dan tipologinya, sebab dalam teori berperang Tsun Tsu (Ahli Strategi perang Kaisar China masa lalu yang teorinya terkenal dan dipakai untuk bisins, politik dll hingga saat ini). Dalam teorinnya, mensyaratkan bahwa bila mau bertempur mutlak harus memahami karakter musuhnya sebelum bertempur.

Tanpa memahami karakternya, sulit sekali mengatasi medan pertempuran. Karena syetan menurut Tuhan adalah musuh yang nyata bagi manusia, selayaknya kita mesti memahami betul karakter syetan agar kita mampu memenangkan medan pertempuran. Seperti ditulis berita, ada yang mampu menahan godaan ada yang tidak kuat.

Dalam kitab Nuzhatul Majalis, pengarang kitab mengutip pendapat Imam Fakhrurrozi tentang karakter syetan dan liku-likunya. Ada tiga pintu di mana syetan berusaha menembusnya: Syahwat, Marah dan Hawa.

Apakah ini pekerjaan syetan??? 1. SYAHWAT
Syetan mampu menembus sistem pertahanan manusia melalui pintu syahwat. Seolah-olah syetan paham betul bahwa syahwat manusia mampu memproduksi output yang dahsyat yaitu sifat Dholimu linafsih (kekuatan merusak diri sendiri). Mirip virus yang masuk ke dalam program komputer, syetan yang berupa virus ini mampu merusak program dan dengan sendirinya komputer menjadi telmi (telat mikir) bahkan mampu menghancurkan data-data penting.

2. MARAH
Bila pintu pertama sudah berhasil dilumpuphkan, syetan berusaha memasuki pintu lapisan kedua yaitu marah (ghodob). Di sini syetan membutuhkan mediator (perantara) untuk menduplikasi (memfoto kopi) sifat daya perusak itu melalui marah. Sebab sifat marah ini mampu menghasilkan kekuatan Doholimu lighoirih (kekuatan merusak orang lain).

Ini pun hampir mirip virus yang sudah masuk ke system komputer, bila berhasil melumpuhkan satu komputer, dia akan menduplikasikan dirinya kepada komputer lain. Sehingga apabila ada komputer yang tersambung dengan komputer yang ada virusnya dipastikan akan ketulararn begitu seterusnya ibarat reaksi fusi. Reaksi yang bermula dari satu dan bersinergi sehingga menjadi berlipat-lipat seperti bola salju.

Fariz RM pun suka Narkoba? 3. HAWA
Maksudnya bukan wanita yang bisa dikenal 12 langkah. Tapi hawa ini adalah lapisan pintu ketiga apabila berhasil memasuki pintu pertama dan kedua. Syetan membutuhkan kekuatan hawa karena kekuatan ini mampu memprouksi suatu karakter yang mampu melawan Yang Maha Menciptakan (kufur/syirik). Dan kufur ini adalah senjata ampuh untuk melumpuhkan manusia. Kufur dalam bahasa kita  disebut tertutup.

Terbang dengansayapSifat ini mampu menutupi hati untuk menerima sinar dari Tuhan, Rasul dan petunjuk agama lainnya. Jadi dipastikan bila manusia memiliki daya kufur (menutup), dan hatinya telah gelap, maka syetan dengan leluasa hidup dengan tenang di hati manusia yang telah gelap-gulita ini.

Usaha syetan berikutnya adalah menutup rapat-rapat jangan sampai ada sinar masuk ke dalam hatinya sekecil apapun. Mulai jiwanya dipengaruhi, hingga tubuhnya pun digerogoti sedikit-demi sedikit atau sekaligus. Sebab bila ada sinar memancar sedikit saja niscaya akan nampak isi dalam hati manusia meskipun samar-samar. Ini tidak dikehendaki oleh syetan. Dengan kegelapan ini syetan dengan leluasa berdugem-ria dan mengendalikan manusia robot yang remote controlnya dipegang syetan.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar»

1. bedh - 29 November, 2007

saya jadi ingat buku seorang wanita sufi yang sudah tak ingat lagi namanya siapa yang mengatakan dirinya sudah tak bisa lagi membenci setan karna dirinya dipenuhi oleh kecintaan terhadap Tuhan.

tapi saya lebih setuju bahwa sebenernya musuh yang nyata itu adalah diri yang menjelma menjadi setan ketika hawa nafsu, dan amarah itu menguasai nurani.

tapi saya bukan sufi, sholatpun bolong2
tapi yang jelas saya setuju untuk memahami karakter musuh sebelum bertempur dengannya, cuma masalahnya musuh saya yang nyata sekarang ini baru diri saya sendiri belum sampai kepada setan ;)

:d bedh
iyaa yaa ngapain menyalahkan syetan, wong bukankah sytan juga terdiri dari manusia dan jin (minal jinnati wannaas, kata quran)

2. zal - 29 November, 2007

::”inni wajjahtu wajhia, liladzi fathorosamawati wal’ardh”, apa masih meleng…? ngelihat kemana..Boss..??, katanya “la syarikalahu..” ambil tustel, tetapkan object beri kecepatan tinggi pada object..focus…gambar yang lainnya sirna, kalaupun ada hanya bayangan… :lol: …nah seperti itu..tahan..tahan…”semua itu pasti hilang musnah…:dewa19:”

:D zal
khusu…. tenang dan konstentrasi saat beribadah … bukan konsen ke nafsu kan maksudnya?

3. Hanna - 29 November, 2007

Saya setuju, Pak Kurt. Pada dasarnya bukanlah salah syetan bila kita sering tergoda melainkan iman kita yang lemah. Yang lebih mengerikan lagi bila kita berhati syetan.

:D Hanna
hahaha… berhati syetan! wah kebayang daya rusaknya

4. danalingga - 29 November, 2007

Waduh, ternyata kita sendiri yang sering membuka pintu lebar lebar. Jadi bukan salah syetan kalo kita terkena, tapi salah kita sendiri toh. :mrgreen:

Hidup setan!!!

:D danalingga
Syetan ga da matinya!!! bahkan makin banyak saja

5. qzink666 - 29 November, 2007

Setan memang pekerja keras yang patut di teladani..

:D qzink666
hahah… iya kang

6. NuDe - 29 November, 2007

@bedh: rabiah al adawiyah mungkin?
Kang Kurt, kayaknya setan sudah mulai bosan menggoda manusia, karena tanpa digodapun manusia justru telah menyediakan diri untuk tersesat atau disesatkan. Setan tak lagi bekerja keras, mereka sekarang tinggal menikmati hasil. Istilahnya, mereka sudah menikmati “kebesasan finansial”, sudah memiliki “passive income”. Halah…

:D NuDe
waaah iya juga yaa kang De, sekarang syetan gak ada kerjaan..

7. goop - 29 November, 2007

Sepertinya ini belum selesai ya Paman Kurt, mengenai karakter setan??
Karena bukankah baru jalan masuk setan saja??
Karakter yang lain-nya mana??
*tidak sabar menunggu postingan selanjutnya*
Terima kasih Paman Kurt

:D goop
Hmm.. untuk kelanjutanya kang goop bisa gugling deh, saya hanya mampu sampai menembus pintu ini… sebab di sini saja setan males mulai menyerang… :)

8. caplang™ - 29 November, 2007

ah mungkin di blognya setan lagi ngebahas karakter manusia yg skarang mangkin sulit digoda sambil memaki MANUSIA LO!! :lol:

:D caplang™
hanya caplang kali yang sulit digoda ama boncenger :mrgreen:

9. abee - 29 November, 2007

weks…trekbek kemana2…. :lol:

:D abee
weks… yang penting nyambung kan??

10. edratna - 29 November, 2007

Kita memang harus selalu ingat, bahwa godaan ada terus disekeliling kita…jadi harus terus berdoa, semoga kita dilindungi dari jalan yang tak benar.

:D edratna
amin… kepada godaan silahkan berkeliling di tempat lain…

11. Sawali Tuhusetya - 29 November, 2007

Walah, menurut hemat saya Mas Kurt, semua makhluk ciptaan Sang Khalik, pasti ada manfaatnya, termasuk Syetan Laknatullah. Kalau nggak ada Syetan, dinamika hidup manusia akan monoton *halah sok tahu nih* nggak tertantang bagaimana menaklukkan nafsu syetan yang ada dalam hati manusia. Moga2 makion banyak saudara2 kita yang menganggap syetan bener2 sebagai musuh yang nyata.

:D Sawali Tuhusetya
Hematmu dan hematku sama jeh, bahwa syetan memang “penyemangat” pada sisi lain, bagi kehidupan kerohanian manusia… :)

12. itikkecil - 29 November, 2007

OOT nih,
kok gambarnya perempuan semua?

:D itikkecil
sebab ngikuti lagu: “aku memang pencinta wanitaaaa” maafin ya neng

13. Sayap KU - 29 November, 2007

Mas, jangan memojokan perempuan loh … awas *cemberut*

-Ade-

:D Sayap KU
gak suka di pojok yaa?

14. Kakilima - 29 November, 2007

Kalau kesimpulan posting diatas sama dengan judulnya, itu agak membingungkan saya.
Analoginya nanti bahwa peminta-minta, pengemis pinggir jalan akan bermanfaat bagi orang kaya yang mau memberi sedekah. Lalu orang kaya mensyukuri adanya pengemis, karena dengan begitu ia bisa beramal.
Kalau begitu cara menyimpulkan, maka pengemis akan dibiarkan terus miskin untuk mendukung amal orang kaya. Atau malah dijadikan lebih miskin supaya ada ada “media” bagi orang kaya untuk menunjukkan belas kasihnya.
Kalau ini yang terjadi, saya tambah bingung, apakah amal si orang kaya itu masih punya arti. Dalam posting syetan diatas, apakah “kekuatan” menahan godaan syetan itu masih punya nilai ?.
Saya kira tidak punya nilai kalau hanya sekedar melestarikan syetan untuk memenangkan diri melawan godaan nafsu.

:D Kakilima
Maaf kalau membingungkan… tapi sepakat jika analogi itu ditabrakkan dengan analogi Anda… Namun tidak sepakatnya, setan disamakan dengan kemiskinan… sebab miskin adalah ketiadaan kemampuan… sementara setan kemampuan merusak… :) btw, makasih kita bisa bertukar ide…
Kemudian tidak bermaksud melestarikan syetan.. dalam ajaran yang saya anut, syetan tetap musuh namun musuh terberat adalah diri kita sendiri yang suka digoda syetan: marah, menghina orang lain, menjadi raja tega dll.

15. almascatie - 29 November, 2007

Percayalah setan selalu bersama kita *lirik lagu doel sumbang*
dan tanpa setan malaikat tidak pernah menjadi begitu bermakna
:mrgreen:

:D almascatie
wah lagu bang Iwan seperti itu? pas banget dong…

16. aLe - 29 November, 2007

@itikkecil :
kenapa wanita? karena wanita ingin dimengerti :lol:

@almascatie :
haha, inget aja ni anak, secara aLe jg suka tuh lagu.,

@syetan :
huhu, gara2 lo manusia bisa berjuang melawan nafsu, karena godaan lo, manusia bisa bernafsu, makanya gwe klo liat cewek selalu nafsu *halah* :lol: *ngaco.com*

kembali ke topik neh :D
mengomentari judulnya aja ah.. :P
syetan juga bermanfaat?
yup, sepakat, yang aLe tahu memang segala sesuatu di dunia ini semua ada manfaatnya, dan yang jelas aLe percaya Tuhan tidak akan menciptakan sesuatu yang sia2 ‘just it’
So! ya gt deh :D

:D aLe
Le yang habis kopdar tidak sia2 kan acara kemarin ? selamat yaa.. kapan kita berkopdari?

17. alief - 29 November, 2007

setuju dengan judulnya… Bermanfaat untuk kita lawan kan? :)

:D alief
jadi setuju melawan syetan tah?

18. read-rid - 29 November, 2007

pertama buka blog ini…:D salam kenal …

menurut saya kok lebih tepat dikatakan HIKMAH ya daripada MANFAAT..
ataukah cuma metode “ice breaking” aja??? hehehe…

Selama ini setan memang selalu jadi kambing hitam kesalahan/kerterpurukan manusia…. padahal kalau kita telaah,lihat aja waktu puasa, yg katanya setan dikekang, ternyata kemaksiatan jg tidak pudar… kemaksiatan bukannya hilang tapi berubah ke versi lain yg lebih tak nampak … Semua kembali ke pribadi masing2…

:D read-rid
ice breaking hahaha … yaa gitu deeh!

19. manusiasuper - 29 November, 2007

1. Menghancurkan diri sendiri
2. Menghancurkan orang lain dan alam
3. Menutup kemungkinan pertolongan dari Allah

Ada kemungkinan setan pake strategi terbalik ga Pak?

:D manusiasuper
ada kali kang, sayanya untouchtable

20. myresource - 29 November, 2007

ah setan…
syahwat aduh…
makjang digoda setan..

:D myresource
syahwat punya sendiri kok yang disalahin syetan sih… :

21. dobelden - 29 November, 2007

memang tidak sia2 Allah menciptakan segala sesuatu..

subhanallah

:D dobelden
subhanallah 33x

22. aLe - 29 November, 2007

alhamdulillah acara kopdar kemarin penuh berkah dan manfaat :) ayo aja, kpn neh oM kurt bs ke Malang :D

:D aLe
makasih dah dibantuin jawab, aha ke Malang yaa takutnya melintang di jalan karena kuper. Semula ketemu aLe di Malang jadinya malang melintang… btw, tq tawaran yang menarik

23. brainstorm - 29 November, 2007

“Tidaklah sia-sia Tuhan menciptakan segala sesuatu” (Al Qur’an)

tepat sekali uncle, takkan ada yg sia-sia. kadangkala kita terlalu mengkafirkan si kafir padahal dari si kafirlah muncul si soleh, dari si jahat lah muncul si baik.
berandai-andai nih uncle.. kalo saya yg jadi Tuhan hehe saya bakal masukin juga tuh ke sorga sipenjahat2 itu. kenapa? karna atas jasa mereka juga si baik jadi dapet pahala.. :)

:D brainstorm
hahaha… sampeane bisa aja. kadang-kadang Ide yang “gila” ini justeru datang dari orang-orang seperti kita ya, kenapa ya tidak lahir dari orang-orang yang kelihatan sekali “agamisnya”.

24. liezmaya - 30 November, 2007

dasar setan, gak pernah abis akal…hehe

:D liezmaya
kata syetannya: diam loh! smbil ngakakak :)

25. zal - 30 November, 2007

::Pak Kurt, bisakan menempatkan maksud “ibadah” pada segala aktivitas 50 waktu yg tersedia, dengan residu 10, pesan Rasulullah SAW, dpt dilihat pada buku tafsir Ibnu Katsyir “aku lebih senang bepergian untuk suatu urusan saudaraku ketimbang i’tikaf di mesjid selama sebulan”, maaf kalo salah..

:D zal
saya belum baca tapi pernah mendengar hadits itu… dan lebih cocok untuk kalangan yang banyak. Tapi juga, jangan lalu mencela orang-orang yang memang senang melulu ibadah … (tapi saya tidak mau menjelaskan nanti bisa panjang urusane heheh )
Pada peristiwa yang lain, Rasulullah saw dan para sahabatnya juga pernah menyemangati seorang pemuda yang diam saja di masjid untuk “bergerak” dalam kehidupan sosial…

26. daeng limpo - 30 November, 2007

pak Kurt, semoga setan juga membaca blog ini, biar mereka tahu bahwa mereka juga bermanfaat. salam

:D daeng limpo
Syeten: hmmmm senym-senyum… menggodanya lebih semangat! :)

27. Yari NK - 30 November, 2007

Hohohoho…. jelas syetan bermanfaat, juga virus dan bakteri dan memang Allah menciptakan sesuatu tidak ada yg tidak bermanfaat, paling sedikit pasti ada manfaatnya secara tidak langsung.

Dengan hawa nafsu yang ‘dipanas2in oleh si syetan’ memicu manusia untuk menciptakan senjata2 yang canggih2 yg memaksa manusia untuk belajar dan belajar menerapkan teknologi baru di dalam kehidupan mereka. Keserakahan manusia juga mendorong manusia untuk berfikir walaupun pd akhirnya tindakan akhir yg ditempuh bersifat negatif, namun saya yakin syaitan juga berpengaruh dalam kemajuan atau peradaban umat manusia di permukaa bumi ini. **halaah**

Btw, saya protes tuh, moso syetan digambarkan jelek begitu?? Siapa bilang syetan jelek?? Emang pernah lihat ya? :mrgreen: Syetan zaman sekarang sih ganteng2 (and cantik2??), kalau jelek begitu ya mana ada manusia yg mau ikut si syetan, betul ngga? Huehehehe…. :mrgreen:


:D Yari NK

sebuah pandangan lain yang menggereget kang. TQ
Memang betul, dengan syetan hadir di dalam diri manusia, dunia jadi ramai.. Namun juga ada yang suram… tetapi sebagaimana peristiwa Adam as Tuhan menunjukinya ke jalan yang benar. Artinya, setan memang dibebaskan berkolaborasi dan bereksplorasi, tetapi manusia-manusia yang dipilihnya akan berada dalam jalannya… Aku setuju, karya setan luar biasa bisa menjelman dalam benda-benda: narkoba. dalam manusia huuuhhh siapa sih yang tidak tertarik sama yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng! :mrgreen:

28. aLe - 30 November, 2007

ninggalin jejak di wp karena gak ada shoutbox :lol:

:D aLe
beruntunglah yang punya waktu luang jalan-jalan. Eh udah cuci kaki belum? :)

29. Pipiet - 30 November, 2007

Syetan katanya ada dimana2, bentuknya bisa jadi apasaja dan menggoga dengan hal2 yang menyenangkan, hanya orang yang diberi hidayah yang diberi petunjuk untuk menghindarinya,
hmmmmmm jd gimana mas, dihadapi apa dihindari ya tuh syetan? apa jadiin temen aja kali ya, kan ga mungkin temen menjerumuskan teman sendiri.

:D Pipiet
hmmm komentarnya menggemaskan… :)

30. watonist - 30 November, 2007

numpang lewat pak Kurt …
jadi tertarik untuk ikut ngomentarin kometarnya mas Kakilima :)

Analoginya nanti bahwa peminta-minta, pengemis pinggir jalan akan bermanfaat bagi orang kaya yang mau memberi sedekah. Lalu orang kaya mensyukuri adanya pengemis, karena dengan begitu ia bisa beramal.

ya … betul patut disyukuri, tetapi bukan mensyukuri adanya pengemis tetapi mensyukuri kemampuannya untuk beramal.
kenapa begitu ?? karena mensyukuri “adanya” pengemis berarti juga memelihara kebanggaan atas dominasi kita terhadap orang lain, atau dalam bahasa yang lebih sakral :D berarti “meniadakan eksistensi Tuhan dari kehidupan kita” :mrgreen:

Kalau begitu cara menyimpulkan, maka pengemis akan dibiarkan terus miskin untuk mendukung amal orang kaya. Atau malah dijadikan lebih miskin supaya ada ada “media” bagi orang kaya untuk menunjukkan belas kasihnya.
Kalau ini yang terjadi, saya tambah bingung, apakah amal si orang kaya itu masih punya arti.

masih, bahwa jika ada sisi lain kita mengusahakan kemiskinan orang lain … itu akan dengan sendirinya membakar habis amal kita, dalam hal ini saya bicara tentang sesuatu yang ada dalam kontrol kita sehingga kita memang layak untuk dimintai pertanggung jawaban tentangnya :)

Dalam posting syetan diatas, apakah “kekuatan” menahan godaan syetan itu masih punya nilai ?.
Saya kira tidak punya nilai kalau hanya sekedar melestarikan syetan untuk memenangkan diri melawan godaan nafsu.

sepertinya nggak perlu lestarikan, karena ada atau tidak ada usaha dari kita, setan itu tetap ada. :)
tetapi saya setuju untuk tidak membenci setan, karena bagaimana mungkin kita menjauhi setan sementara perbuatan (yang menjadi salah satu ciri khas) nya sedang kita lakukan. istilahnya mungkin “bencilah setan dengan mengasihinya”, meski paradoks :)

31. edo - 30 November, 2007

wah.. kl ini mah jelas kang. ngga ada setan ngga ada sorga neraka kekekek..
lagian kang, coba setan ga godain..
deuh, betapa ngga menantangnya hidup ini
*inget film meet joe black. bahkan malaikatpun sirik dan pengen jadi manusia! heiuheiuhei
piss

32. rajaiblis - 30 November, 2007

walah … ngebahas soal setan … !
jadi geli-geli sendiri ngebacanya …

cuma, kalo bicara setan, koq rasanya kurang sangar
gimana kalo kata setan diganti sama iblis … ?
lebih macho gitu …

soal menahan gempuran setan, sesungguhnya tak ada satu kekuatan pun di dalam diri manusia untuk melakukan hal itu. mau bukti ? “hebat” mana antara anda dan adam ? atau lebih bejat mana antara anda dengan firaun ?

buat @Kakilima
jangan pernah berpikir bahwa pengemis itu akan selamanya menjadi pengemis, atau orang kaya itu bakal selamanya kaya ! bila itu yg sempat terlintas, lantas dimana kuasa tuhan ?

dan satu hal lagi …
mencaci setan dan iblis, itu sama saja kalian menyepelekan kekuasaan tuhan. itu sama artinya kalian memojokkan tuhan menciptakan sesuatu yang memiliki kesan buruk dan jelek.

dan, mengapa manusia itu gak pernah sadar dan menyadari ? bahkan tuhan sendiri yg mengatakan bahwa sesungguhnya manusia itu selalu berada dalam posisi yg merugi !

maka tak salah bila iblis menggugat tuhan !

wakkkakkakakaaaa …

33. rajaiblis - 30 November, 2007

saat ini, sesungguhnya iblis pun tengah gundah !
sungguh … menjadi iblis itu terasa menjemukan …
meluluhlantakkan anak manusia sudah bukan menjadi sesuatu yg membanggakan dan menciptakan prestise !

beberapa waktu lalu, iblis pernah sms sama tuhan …
tolong donk, carikan lawan sepadan … !
manusia sekarang pada payah … belum sempat dihajar, mereka dah saling sikut satu sama laen …
cuma dibisikin doank … langsung kelepek-kelepek …

34. rajaiblis - 30 November, 2007

wahai keturunan adam …
please … bertarunglah dengan iblis …
jangan cuma bisa bertarung dengan habitat kalian !

35. rajaiblis - 30 November, 2007

sungguh …
satu mahakarya iblis yg paling spektakuler adalah tatkala manusia merasa aman dan nyaman mengucapkan subhanallah lantas hatinya menjadi tenang dan tentram !

wakkkakakakaaa …

36. Sayap KU - 30 November, 2007

Mas, kayanya sekarang udah bisa… Ade tunggu di blog Ade yah.

-Ade-

37. Menguak Tradisi Berkah « SANTRI BUNTET - 30 November, 2007

[...] panjang belum sempat mengedit. Jadi masih apa adanya. Maksud hati mau meneruskan postingan tentang Satanic Strategy tapi gagal, karena kerjaan utak-atik kabel hari ini begitu melelahkan. Hingga ada bahasan poligami [...]

38. k tutur - 30 November, 2007

@rajaiblis
ternyata rajaiblis juga mau bertasbih? :lol:

>>> ini rajib di WP pak penggoda blogsphere…

39. kurtubi - 30 November, 2007

@rajaiblis
makasih atas semua koment-komentnya melengkapi yang kurang dan membuang yang lebih… :)

40. abah dedhot - 30 November, 2007

…setuju sama pipiet, kalo kita sohiban sama setan, masa… dia mau nge goda / nyelakain sohibnya??? pasti aman deh. :lol:

…setuju juga sama rajaiblis, manusia mesti berguru sama iblis, karena iblis ngga pernah sikut-sikutan dengan sesama… selalu kompak & gotong royong, tolong menolong… ngga pernah ada iblis makan iblis, kalo orang mah “makan temen” udah biasa…. and yang paling pokok… IBLIS faham dengan misi&visi tentang keberadaannya, kalo manusia..???

41. M Shodiq Mustika - 1 Desember, 2007

Bingung nih mau komen apa.
Soalnya, postingan kali ini sungguh tak terduga.

42. Gempur Media :: Menyikapi Hari AIDS sedunia: Jauhi Seks Bebas dan Segera Tobat atau Mari Berdo’a Bersama Mengundang Bencana :: December :: 2007 - 1 Desember, 2007

[...] seperti tergambar dalam komentar seseorang berinisial rajaiblis dalam dialog di sebuah blog milik kyai kurtubi ”saat ini, sesungguhnya iblis pun tengah gundah! Sungguh … menjadi iblis itu terasa [...]

43. rimba - 1 Desember, 2007

pokoknya tanpa syaitan diri kita menjadi sepi, karena dari setiap penjuru arah mata angin akan selalu ada syaitan yang siap menggoda kita. kecuali dari arah atas

44. Ersis WA - 1 Desember, 2007

Ya ya ya … judulnya sudah menyimpulakn … Tapi, agak sedikit menglitik kalau dilihat dari sajian indikator yang bisa ‘ditembus’ setan, ya sudah ada dong pada (diri) manusia. Jangan-jangan, setan itu ‘manusia’ atau setidaknya bau-baunya melekad pada manusia. Kali aja, he he

45. Kurt - 1 Desember, 2007

EDO
jadi bernar bukan, bahwa Tuhan tidak sia-sia menciptakan syetan.

Watonist
Terima kasih atas jawaban mendalam yang belum tertulis…

rimba
iyaa ya kenapa kalau godaan dari segala penjuru, tapi dari atas tidak… jadi inget uraian Prof. Dr. Quraisy Shihab

K’tutur
Raja iblis di WP emang beda, mengingatkan manusia bukan menyesatkan. mungkin sudah banyak belajar filsafat, tasawuf dll.. :) aneh!

pipit & abah dedhot
Setan kompak, manusia bercerai berai.. jadi bingung yang setan yang mana yaa… (bener2 logika keblinger)

M Shodiq Mustika
Sama tak terduganya dengan orang yang tiba-tiba hamil … hehe :) saya baru ngiintip sebentar pak, ada postingan yang menarik hamil disayang Tuhan (1) dan (2).

46. Kurt - 1 Desember, 2007

Ersis WA/b>
benar bang, indikator -syahwat, hawa nafsu – itu lah celah pintu (gateway) yang dimaski syetan… sama seperti meng hacking situs, maka pintu utamanya adalah gatewaynya… :)

47. mrtajib - 2 Desember, 2007

Sebuah dialog di negeri setan.
“Aku malas turun ke negeri bumi,” kata setan A.
Mendengar pernyataan itu, setan B langsung merespon, “lho, emangnya kenapa? Bukankah persediaan tumbal di negeri kita hampir habis?”
Setan A tidak menjawab, sampai kemudian Setan C datang.
“Saya bisa merasakan mengapa Setan A tidak mau datang lagi ke negeri bumi,” kata Setan C.
Setan B memperhatikan wajah Setan B. Aura kegelisahan terpantul di wajah Setan B.
“Mungkin kita sudah tidak bisa lagi mengeruk persediaan tumbal lagi,” kata Setan C. “Karena ternyata, penghuni bumi telah mengadopsi semua cara berfikir dan sumberdaya kita. Mereka telah membangun peradaban baru yang meniru kita. Bahkan, mereka banyak juga yang kawin dengan penduduk negeri setan.”
Mendengar penjelasan itu, Setan B tiba-tiba berteriak, “MASYA ALLAH”…. :)

48. Kurt - 2 Desember, 2007

mrtajib
hahahah… setan D ketawa, jadi sekarang orientasi berubah tah, tidak ada sekat antara kesetanan dengan kemanusiaan. Sebab justru yang kesetanan adanya di manusia, sementara kemanusiaan mungkinkah telah berpindah ke ranah setan.. buktinya setan B berteriak: ‘MASYA ALLAH” sementara di ranah manusia sudah jarang ungkapan masya Allah yang tenar misalnya: “Gila loh”, “anjing lo” babi log heheh..

Kang Tajib ini kalau komenter imaginatif sekali… dasar santri bengal juga ya..

49. novee - 3 Desember, 2007

ya gitu deh sepertinya
kaya nya sih emang gitu…
bersyukur… bersyukur untuk segala sesuatu

50. novee - 3 Desember, 2007

btw… kt nya sekarang setan mah lg asik liburan ke hawai, tuh…
soalnya manusia jaman sekarang tanpa dibujuk pun udah pd lebih ngaco dari setan
*hehehe… ini bukan saya yg bilang, seseorang pernah komentar gitu di suatu blog, tp lupa siapa namanya…*

51. onohaw - 4 Desember, 2007

Pak Santri,
Saya pernah mbaca buku sufi. Di situ ditulis bahwa setan itu juga mencegah manusia supaya tidak sombong, sok suci, sok taat, dll. Kalau tiap orang bisa jernih dan jujur melihat dirinya sendiri kan bigimana mo sombong, merasa suci, dan seolah paling taat?

Tapi, kalau sudah merasa itu pak… betul kata rajaiblis. Dzikir betulan apa menghipnotis diri sendiri lalu menghasilkan sugesti dan ilusi? Entahlah… urusan masing-masing.

Btw, saya kenal murid situ pak. Namanya Ahmad Lanang.

52. sihanss - 4 Desember, 2007

setan lebih pinter dari kita, karena mereka lebih lama hidupnya, mereka berlomba-lomba mencari ilmu dan kekuatan, sehingga makin lama daya tempurnya makin hebat, sedangkan kita makin lama digempur oleh teknologi dan informasi dari luar tedeng aling-aling…..wah makin berat beban kita untuk melawan hawa nafsu. padahal nafsu tidak bisa dihilangkan, tapi dikendalikan….
tapi rumusnya kan jelas bagi kita harus berpegang teguh pada agama. pelaksanaannya yang agak sulit.
tapi yaaa harus dilakuin.jika tidak….pasti kalah telak!

53. Kurt - 5 Desember, 2007

novee 1
*mode bersyukur on*
Alhamdulillah…
*mode bersyukur off error*

novee
Liburan ke Hawaii… kok gak ngajak2 sih… :)

onohaw
waah kupasan sufi memang kadang “nyelenesh” dari mainstream.. tapi sudut pandang pemikiran kerohanian tidak ada yang bisa membatasinya. So, termasuk banyak berdzikir yang dianggap menghipnotis/sugesti illusi, itupun juga suatu pandangan dari sekian banyak pandangan tentang dizkir… yang jelas bagaimana berdzikir itu, seprti sebuah ayat TUhan berfirman: “ingatlah, dengan berdzikir akan menenangkan hati.”

orang2 yang mengaku suci sebenarnya, dia hanya konpensasi (istilah psikologi benar gak?) bahwa dirinya pengen dianggap suci… orang-orang yang sudah “seimbang” saya kira, tak butuh pemberat di salah satu sisi timbangannya…

wwah jadi malu nih ketauan “modalnya” heheh. Kalau begitu salam buat Anda dan beliau. Atau andakah Ahmad Lanang itu atau jika bukan temannya kah? btw, tq bersilaturahmi and mana blognya nih biar bisa tukar2 informasi… :)

sihanss

padahal nafsu tidak bisa dihilangkan, tapi dikendalikan….

Saya menemukan ungkapan manis di atas… makasih banget. :)

54. Risyaf Ristiawan - 5 Desember, 2007

Hmmm….sruput sambil minum kopi.

Ngomongin syeiton ya? Syetan pernah bilang kepada Nabi Muhammad Saw., ketika Nabi Muhammad Saw. menawarkan kepada Syeiton agar bertobat dan kembali kepada Allah. Apa kata Syeiton? Syeiton menjawab : Wahai Rasulallah, ketentuan adanya aku adalah untuk mempertegas adanya engkau, begitu juga sebaliknya. Itulah hukum yang ditetapkan oleh Allah dan aku menikmatinya. Ketentuan telah memutuskan dan qalam telah kering dengan apa yang terjadi seperti ini hingga hari kiamat. Maka Mahas Suci Allah yang telah menjadikan engkau sebagai tuan para Nabi dan khatib para penduduk surga. Sementara diriku dijadikan tuan oleh orang-orang yang celaka dan khatib para penduduk neraka. Saya adalah makhluk celaka dan terusir. Ini adalah akhir dari apa yang saya beritahukan kepada engkau, dan saya mengatakan sejujurnya.

He..he…apa ya manfaatnya, lha wong syetan bilang bahwa ketentuan adanya SYEITON adalah untuk mempertegas adanya Nabi Muhammad Saw. Jadi manfaat disini maksudnya adalah teguh tegarnya iman manusia kepada Allah Swt., meningkatnya derajat ketaqwaan manusia kepada Allah Swt., berkat adanya gangguan dari Syeiton.

Itu barangkali ya manfaat adanya Syetan bagi manusia.
Syeiton…syeiton…….jangan suka mengganggu…..nanti saya sembur pake air jam-jam..Wuzzz…wuzzz……….

55. onohaw - 5 Desember, 2007

Kurt
Dzikir sama eling sama dong pak? Beda bahasa aja kan :D

Saya temen kantornya. Sedang jalan-jalan dulu sambil mbacoti blog-blog yang saya lewati :D

56. titiw - 6 Desember, 2007

Ya Allah tolong itu gambarnya.. Jadi inget ada buku yang di dalemnya ada dialog setan “Tuhan, kenapa aku yg menyembahmu sekian lama, namun sekali saja tak mau menyembah Adam kau membuangku? Lalu apa artinya selama ini aku menyembahmu?” Kira2 begitu deh.. Absurd..

57. rajaiblis - 8 Desember, 2007

ingatlah, dengan berdzikir akan menenangkan hati.

sebetulnya, yg menenangkan hati itu adalah “perintah” untuk berdzikir … bukan dzikirnya … !

58. rajaiblis - 8 Desember, 2007

contoh …

seorang tentara yg sudah bertugas selama 2 tahun di sebuah daerah konflik yg jauh dari kampung halaman, jauh dari anak isteri … tiba2 mendapat perintah dari komandannya …

“prajurit, minggu depan kamu boleh pulang ke kampung halaman !”

sungguh, meski masih berada di medan perang dan belum pulang ke kampung halaman, namun jiwanya tenang dan tentram … !

59. rajaiblis - 8 Desember, 2007

namun …
bila kata pulang untuk bertemu keluarga yg selalu diingat … sungguh, resah dan gelisahlah yg akan dialami oleh si prajurit tadi !

60. kurtubi - 9 Desember, 2007

@rajaiblis
lagi-lagi kowarannya dan godaanya berasa bedanya… entah iblis dari mana gerangan :)

61. Risyaf Ristiawan - 10 Desember, 2007

Mr. Kurt, ini mah Iblis cap Ondel-ondel, gak perlu kuatir. Kalaupun dia menggoda tidak ada impeknya bagi diri manusia, lagipula iblisnya kere koq?!
He..he..iblis koq kere ya? Iya lah, biasanya iblis canggih itu jika menulis membuat para pembacanya terkagum-kagum, berdecak-decak hingga pembacanya masuk perangkapnya. Iblis model ini biasanya hinggap pada diri orang yang punya talenta pendidikan tinggi bahkan hinggap pada cendekiawan. Kan banyak di negeri kita yang kadung orang-orang memberikan predikat cendikiawan muslim, gerakan pembaharu Islam, tapi kerjanya mengacak-acak koridor atatu domain syariat hingga banyak orang-orang bingung jadi ikut pada bingung.
Nah iblis inilah yang harus diwaspadai, karena bahaya pemikirannya, maka layak dan pantas jika iblis model ini dilawan dengan pemikiran juga.

Berbeda dengan iblis yang ikut nongol di weblog ini, saya katakan Iblis yang menamakan diri “Rajaiblis” adalah iblis cap ondel-ondel yang suka makan cendol jika kehausan, dan bingung ketika mau naok ojek gak punya duit. Nah iblis kere…..he..he..

62. Risyaf Ristiawan - 14 Desember, 2007

Hebat juga Rajaiblis ya, saya sedikit tertegun dengan kata-kata rajaiblis : “ingatlah, dengan berdzikir akan menenangkan hati. sebetulnya, yg menenangkan hati itu adalah “perintah” untuk berdzikir … bukan dzikirnya.

Lho dulu Iblis itu kan makhluq yang paling taat kepada Allah. Kenapa jadi pembangkang yang nyata terhadap Allah ? Jawabannya yaitu “GENGSI, OGAH GUE MUSTI SUJUD KEPADA ADAM, LHA WONG AKU DICIPTAKAN LEBIH DULU, AKU DICIPTAKAN DARI API, SEDANGKAN ADAM DARI TANAH, MULIA MANA API DAN TANAH”. itu barangkali protes Iblis kepada Allah.

63. zal - 14 Desember, 2007

::tanpa api, segala unsur tanah yg diolah, bisa jadi tidak sekokoh yang dibakar, misalnya bata, baja, emas dll,
Lihatlah segala Ciptan Allah, yg menurut Allah mereka yang merenungkan CiptanNYA, berkata sungguh tidak sia-sialah ciptaanMU”
sayangnya bentuk umpama sering terlepas sebab bentuk, maka lebih sering berorientasi pada bentuk umpamanya, ketimbang memahami perumpamaan dan berorientasi pada maksud umpama…
maka tak heran, jika perlu adanya saling bantah, sebab saling bantah umpama orang yang menyulut api dengan megadu batu, atau korek api…agar api menyala dan menimbulkan cahaya…

64. Saut Boy - 28 Februari, 2008

Hai,Saya seorang Nasrani walaupun begitu sebagai seorang netter kiranya Saya ingin sedikit mengingatkan kepada saudara-saudara moslem lainnya bahwa Iblis adalah Iblis dan dia adalah Pendusta/LIAR yang sama sekali/ABSOLUT tiada manfaat/berguna/USELESS (Yohanes 8:44)

65. Saut Boy - 28 Februari, 2008

Hai! Anak Iblis kenapa komenku tak kau publis,takut yach kebuka topengnya.Makanya kalo belum pengalaman,punya banyak ilmu jangan sesumbar macam-macam di dunia ini.

66. watonist - 1 Maret, 2008

@Saut Boy
ya … memang, nggak boleh sesumbar yang macam-macam, dan orang berilmu memang nggak akan sesumbar macam-macam, bukannya karena “nggak boleh”, tetapi memang karena “nggak bisa” :)

67. Oryza Sativa Rivai - 15 April, 2008

hmmm..jikalau menurut saya yang penting kita ikhtiar aja deeh..dan satu kita harus berfikir dan introspeksi kita dolo nah itu pangkal utama, gak usah kebanyakan dalil deeh atoo kata2 munajat yang lain klo lum bisa melihat diri kita sendiri…titik

68. bustanus - 24 Mei, 2008

Para pembeli buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
ISBN:978-979-17824-0-1/barcode

1. Bapak Dedi S.Panigoro/ Holding PT MEDCO GROUP,Eksplorasi Minyak dan Metanol
Jl Ampera Raya no.20, Gedung MEDCO
Jakarta Selatan
Jumlah pemebelian : 50 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

2. Bapak. Cardiyan HIS
President & CEO SWI Group
Jl. Balai Pustaka Timur no. 13,
Rawamangun, Jakarta Timur
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

3. Bpk Syarif Ubaidillah/Oebay/wartawamn Media Indonesia
Jl Dewi Sartika no.18 Rt 01/RW 02,Gang Masjid Al Himmah
,Cipayung,Ciputat,Tangerang
Jumlah pemebelian : 20 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

4. Bpk Anwar/PT. Indoglobal International(penjual alat security dan alat2 spionase intelijen )
Komplek Taman Kebon Jeruk
Blok AA IV No. 35
Jakarta 11650
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

5. Bpk Bpk Rizqi Andre/Dosen Tatanegara UPN Surabaya
jalan penataran no.17 pacarkeling-surabaya-jawa timur.no.HP: +62081-793-300-09
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

6. Bpk Najib S Munir/ LSM-FSAS Jepara, Jalan Sidodadi No. 02 Pecangaan Kulon Pencangaan Jepara,
2 buku

7. Murid Kyai Toha ,Jombang
Beli 2 buku

8. Kepada Yth :
Bpk. Ghorib,Kalimantan , Mau nambah pesanan 50 beli buku,UNTUK Area Kalimantan

9.Toni,Perumahan TukumIndah blok Y no.2
Lumajang,5 buku

Promosi Buku :SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Kover Kover Belakang dan Depan Buku Pewayangan Kresna, Gatotkaca dan Kayon

Tebal Buku: 110 halaman, Ukuran Buku : 15cm X 21 cm, Harga Buku : Rp 20.000,—
Ringkasan Buku : Buku yang ada di hadapan Anda adalah sebuah Mozaik pertemuan tradisi – tradisi besar yang berkembang di Nusantara dan Dunia sebagai bentuk perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk ) serta kumpulan wisik ghoib yang diterima oleh sahabat-sahabat kita yang menekuni tasawuf tetapi dalam pencarianNya terhadap Tuhan yang transenden, mereka tetap concern dengan kondisi Sosial yang berkembang di Nusantara Indonesia. Dalam berbagai Kitab Suci disebutkan akan adanya suatu era Kemakmuran dan Keadilan yang datang menjelang akhir zaman, tanpa menyebut determinisme waktu hal itu akan terjadi. Tetapi cukup untuk memperingatkan kita bahwa ketika menghadapi kondisi sosial yang carut marut, semua insan mengharapkan adanya perubahan kondisi yang lebih baik dari saat ini. Sementara sumber daya Indonesia dijadikan ajang perebutan negara-negara lain, dan kita dibiarkan menjadi konsumen tanpa memiliki kemampuan mengolah dan mendapatkan nilai tambah. Buku ini akan memberi panduan dan jalan yang akan ditempuh untuk menggapai
tanpa mengesampingkan keberadaan elemen kebangsaan yang lain. Tetapi mengajak kita larut dalam dunia introspeksi dan kontemplasi untuk menjadi sumber inspirator bagi masyarakat Indonesia yang mampu membawa Indonesia menuju Mercu Suar Dunia. Sehingga meningkatkan rasa percaya diri dan nasionalisme kebangsaan di tengah pergolakan era globlalisasi yang di dominasi oleh materialisme dan kapitalisme global. Semoga dengan selesai ditulisnya buku ini per 3 Maret 2008, Buku ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh kalangan untuk menggugah semangat keadilan, kebangsaan dan mendapatkan pencerahan yang sejati. Juga diambil hikmahnya untuk membangkitkan semangat spiritual di setiap agama dan meningkatkan sumber daya manusia untuk mencapai Indonesia mercu suar dunia. Buku ini berisi wisik ghoib yang diterima oleh Winasis mengenai Satrio Paningit dan kondisi Nusantara saat ini serta penjelasannya, juga berisi anjuran sikap yang mesti dilakukan oleh setiap orang di saat Nusantara ditimpa bencana bertubi-tubi. Munculnya bencana di nusantara dan masalah-masalah Kebangsaan yang tak dapat teratasi merupakan tanda-tanda munculnya Satrio Paningi. Kajian Ilmiah dan Rasional Tentang Hadits Kemunculan Imam Mahdi (simbol Negara Timur) dan Isa (simbol Negara Barat ) Siapapun Orangnya yang mempelajari Hadits munculnya imam Mahdi akan berkesimpulan datangnya ditandai dengan perang Internasional- terjadi Krisis BBM atau rebutan ladang Minyak- kasus Iraq, Afganistan, Iran dan ketika tiap orang yang di timur dapat berhubungan dan melihat apa yang terjadi di barat dengan sekejap mata- munculnya teknologi telekomunikasi 3G yaitu Wideband-CDMA-komunikasi suara dan tampilan layar sekaligus. Dalam kitabnya Joyoboyo disebut: Satrio Paningit bakal jumedul ana antarane mandura wetan (pulau Madura) lan manduro kulon ( desa Matokan, Kabuh, Jombang) , merupakan wilayah Jawa Timur. Tasawuf ideal adalah tasawuf berdasarkan universalitas keagamaan yaitu berdasarkan ajaran para nabi yaitu 124.000 nabi yang tersebar di berbagai suku bangsa di dunia denan inti akhlakul karimah, membela yang tertindas dan menegakkan prinip keadilan. Perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk. Dalam kitab Sutasoma karangan mpu Tantular.
Daftar isi :Bab 1: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 2,Bab 2: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 1, Bab 3: Bumi Nusantara Menanti Bocah Angon,Bab 4: GORO-GORO INDONESIA.,Bab 5: Sumatera, Raja Jayanegara dan Diplomat Adityawarman, Bab 6: Tahun 2012 Bumi akan dihancurkan kembali, Bab 7: Pandangan Perspektif Geopolitik: Nusantara dan Majapahit, Bab 8: Siapakah Imam Muhammad bin Hasan Al Askari, Bab 9: Satrio Paningit : Antara Bima, Semar dan Saudara Kembar Baladewa dan Kresna, Jawa Timur: Mandura Wetan dan Manduro Kulon, Bab 10: Kajian Tafsir Huruf Muqota’ah dan Mulla Shadra : Pandangan Siti Jenar dan Husain ibnu Mansur al-Hallaj dalam Manunggaling Kawulo Gusti, Bab 11 Sholat dan Manunggaling Kawulo lan Gusti MaknaTerdalam Huruf Ba – Saripati Fateha, Bab 12: Islam , Pewayangan Jawa dan Langit Lima sebagai Cerminan Kondisi Nusantara, Bab 13 : Makna Pluralisme Dibalik Surat al Waqiah dan Surat Yasin, Bab 14 : Tokoh Sufi dalam Universalitas Keagamaan Bab 15: Musik Dalam Islam ,Yunani dan Hindhu, Bab 16: Ajaran Nabi Muhammad tentang mencapai Kun/ Ismul Adzhom/ Dhunatamak/ Nama Tak Tertulis Tuhan/ Irama Ilahi, Bab 17: Tasbih Para Malaikat Langit dan Semar Punokawan, Bab 18: Dialog antara Semar dan Rsi Drona, Bab 19 Rokaat Terakhir : Kunci akhir Al Waqi’ah/ Goro-Goro , Puisi Para Pencinta, Kajian Kebangsaan dari Poros Poros Langit dan Intelektual, Sarasehan Budaya Kembali ke Jati Diri Bangsa: Belajar dari Dinasti Majapahit.,Tentang Gajah Mada dan Desa Matokan, Kabuh, Jombang . Lintang Kemukus telah muncul makanya sholat dan Doa Pejuang Keadilan dan Kejayaan dilakukan untuk antisipasi saat ini dan menjelang 2012, sekilas tentang Syek Subaqir atau Muhammad al Baqir, Wirid Harian untuk Hajat dan Rizqi dari Syekh Subaqir.

Referensi Pustaka :

1. Insan Kamil, Syeikh Abdul Karim al Jaili, Pustaka Hikmah Perdana, 2005
2. Bhagavad Gita as It Is, Sri Srimad A.C Bahktivedanta Swami Prabhupada, Hanuman Sakti, 2000
3. Tafsir Nurul Quran, Allamah Kamal Faqih, Al Huda, 2006
4. Hakekat Sholat, Imam Khomeini, Misbah, 2000
5. Makrifat Ibadah,Sayid Haydar Amuli,Serambi, 2008
6. Ensiklopedi Wayang Purwa, Drs Suwandono, Ditjen Kebudayaan Departemen P & K,
7. Ensiklopedi Tematis Spiritualitas Islam, Prof. Seyyed Hossein Nasr, Mizan, 2003
8. Suluh Sant Mat, Maharaj Charan Singh,Yayasan Radha Soami Indonesia, 1996
9. Tafsir Surat Yasin, Prof .Mohsin Qiraati, Cahaya, 2006
10. Biografi Politik Ali Syari’ati, Prof.Ali Rahnema, Erlangga, 2000
11. Ajaran dan Kehidupan Spiritual Ibnu ’Arabi, Stephen Hirtenstein, Murai Kencana, 2001
12. Citra Bima, Drs. Woro Aryandini, Universitas Indonesia, 2000
13. Kitab Negara Kertagama, Dr Bambang Pramudito, Gelombang Pasang, 2006
14. Imam Mahdi, Proses Gerakan hingga Era Kebangkitan, Prof Ali al Kurani, Misbah, 2004
15. website ,Sejarah Jambi
16. Tafsir Sejarah Nagara Kretagama, Prof.Dr.Slamet Muljana, LKIS, 2006
17. Acara lokakarya Shalat sebagai Mi’rajnya Orang-orang Beriman, 6 Oktober 2004, di Jakarta Islamic Center
18. Husain bin Manshur al Hallaj, Prof. Louis Massignon, 2000, Serambi
19. Manifestasi Ilahi, Mulla Shadra, Pustaka Hidayah, 2004
20. Wisik-wisik Ghoib dari winasis Poros Langit dan Intelektual Independen yaitu kyai Turmudzi dkk
21. Kitab Bait Joyoboyo, Raja Kediri,
22. 14 Manusia Suci, Fatih Guven, 1996
23. Majalah Cempala,Semar,1994
24. Serat Siti Jenar, Tan Khoen Swie, Kediri,1922
25. Website,Naqshabandi Haqqani, United state of America
26. website, Atlantic Geology of Prof.Aryo Santos
Distributor Tunggal Buku :
Info Pembelian Buku dapat dibeli di:
Bustanus/Mimi Oktiva di Warnet Nusantara-Jayanegara, Jl. Jayanegara 11/17 Jombang-JawaTimur,
Telp 0321 862137 atau sms/telpon di HP: 0818 08052575

69. kang topa - 8 November, 2008

haaaaa…. ada yang mengatakan para saytan sekarang udah bosen jadi saytan, karena mereka bilang jadi setan sekarang udah gak ada tantanganya, karena manusia tanpa di godapun udah berkelakuan kaya setan haaa….

70. wahyu - 21 November, 2008

setan apa yang uenak?
setandan pisang gratiss…

71. sufimuda - 24 November, 2008

Ternyata syetan juga hapal ayat kursi :-)
http://sufimuda.wordpress.com/2008/11/13/syetan-pun-hapal-ayat-kursi/

——————-
heheeh… syetan itu lebih alim dari manusia mbak…

72. sarpulis smk N1 tembilahan - 30 November, 2008

setan itu memang musuh manusia tetapi,dari seta kita dapat belajar untuk tidak mudah putus asa,baiak dalan belajar,bekerja,beribadah dan sebagainya

73. viking - 26 Maret, 2009

anjing loe babi

74. FAHMI - 22 April, 2009

setan adalah setan yang didalam dirinya terdapat banyak cara yang ingin mengganggu manusia, kalau ingin terbebas dari godaan syaiton banyaklah berzikir menyebut nama allah, insya allah kita akan terbebas dari gangguan syaiton.

75. vhita - 28 April, 2009

yupz q setuJu bANgedz mA pNdpt fahmi He He,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

76. Muhammad Ihsan - 19 Mei, 2009

Setan itu memang kemampuannya menggoda umat manusia.Selain itu setan juga musuh yang nyata artinya setan itu kelihatan bentuknya.Contohnya; mo-li-mo (madon,main,madat,mabuk,mateni) jadi manusia yang kerjaannya molimo ya itulah setan yang kelihatan.

77. ulumuddin - 3 Juni, 2009

wah ngeri … setan tidak kuasa untuk menggoda .. kecuali dapat ijin dari tuhan ..

78. Agustian - 4 Juni, 2009

Sye’an . . .!!!!