Kadung Kecebur di Sumur Maya 30 Desember, 2007
Posted by kurtubi in Aktivitas, Bahasa, Celotehan.40 comments
Ini adalah Rekam jejak satu tahun blog santribuntet. Maaf tulisannya puanjang. Ditulis buru-buru dan linknya masih kacau. Maafkanlah semoga bisa diperbaiki nantinya.
Guru saya berkata:
Jika suatu aktivitas yang kecenderungannya melebihi yang lain, itu pertanda takdirmu menyertai di situ.
Kata-kata itu konon, dipungut dari sabda Rasulullah saw. Kata-kata itu juga sebagai jawaban dari pertanyaan saya yang diajukan padanya.
Menguak Tradisi Berkah 30 November, 2007
Posted by kurtubi in Amanat, Bahasa, Dunia Pesantren, Kajian Kitab.Tags: Abangan, agama, Berkah, Budaya, Dakwah, Kajian Kitab, Penelitian Pustaka, Pesantren, Santri, Tradisi Pesantren
20 comments
WARNING: Postingan ini cukup panjang; terlalu berbau pesantren. Banyak huruf hijaiyahnya. Tulisan ini jawaban atas pertanyaan seorang alumni Buntet di sebuah kota nun jauh di sana. Karena jawabanya panjang belum sempat mengedit. Jadi masih apa adanya. Maksud hati mau meneruskan postingan tentang Satanic Strategy tapi gagal, karena kerjaan utak-atik kabel hari ini begitu melelahkan. Hingga ada bahasan poligami yang menarik dari Kang Edo belum sempat dinikmati (bukan poligaminya tapi tulisannya).
——————————————————————————
Sebetulnya saya tidak mengerti tentang berkah, barokah atau keberkahan. Meskipun ngendon di pesantren cukup lama; tapi karena lebih banyak molor dari pada mulurnya dan banyakan males kalau ngaji kitab, ya begini nih akibatnya. Ditanya tentang berkah nyaho.com jawabanya. Tapi meski nyahoo.com tulisan ini bisa diarsipkan.. (stop menghabiskan benwidth orang saja.. ayo kembali ke topik, maaf kawan stressing kerjaan hari benar2 menguras cairan tubuh
).
Nyanyian Hawa 8 November, 2007
Posted by kurtubi in Bahasa, bergumam.18 comments
meregang
menerawang
menendang
meronta
mengoyak
mencubit
menjambak
memuntir telinga
merapal selaksa mantra
nafasmu menghirup hampa
tenagamu seharga kuda
meronta sekuat singa
meringis pedih berharap asa
merapal lafadz mengharap doa
bersama dalam irama
sendiri merekah luka
menepis segala makna
menebar bau seharum surga
menerima jiwa tiada kira
bersama jiwa-raga-tenaga
merdeka tiada kira….
nafasmu melandai
tarikan hawamu melambai
senyumu berburai
lava magma terjurai
tenagamu lemah lunglai
tapi jiwa ragamu menuai
Membudayakan Bacaan dari Kanan 6 November, 2007
Posted by kurtubi in Bahasa, Dunia Pesantren, Kultur, Modernisasi.add a comment
Artikel ini dikhususkan untuk teman-teman santri di Pondok Pesantren. Di posting di sini sekedar untuk mengarsipkan.
Ini sekedar uneg-uneg saja. Dunia saat ini dikuasai oleh pembaca dari kiri. Diam-diam yang suka menjadi pembaca dari kanan kini sedikit-demi sedikit mulai menggemari bacaan dari kiri. Memang tidak salah, bahkan bukan hal disalahkan. Namun setidaknya ada hal yang cukup mengganggu jika genarasi berikutnya ikut-ikutan tidak mau membaca dari kanan.
SUMPAH, (BUKAN) PEMUDA! 28 Oktober, 2007
Posted by kurtubi in Bahasa, Kultur, Nasionalisme.30 comments
Jangan salahkan pemuda dong, jika dalam hati kami tidak muncul semangat nasionalisme tindakan. Sementara kami terus-menerus diteriaki, dimaki-maki dan dicaci di mana-mana. Bukannya kami diberi contoh yang baik-baik dan diajari bagaimana nilai-nilai nasionalisme itu bisa bergetar di hati kami.
Fitri Dimanakah Kamu… 11 Oktober, 2007
Posted by kurtubi in Bahasa, bergumam.9 comments
Fitri ….
harimu dikagumi
masjidmu disesesaki
bajumu dibarui
takbirmu menghantui
tanganmu disalami
badanmu diharumi
rumamu ditamui
ku datang ke sana
tapi kucari kau dimana
tak satupun menampak di sana
kugapai cerminan di beranda
tak jua menanda bayangnya
kini dimana engku Fitri
tak tahulah dimana kucari
padahal sumpahku mati suri …..
sebulan penuh dipuasai
sebulan peluh membasahi
sebulan tubuh melemasi
sepuluh hari terakhir dimeleki
tapi bayangmu hanya menemani
duhai fitri………..
kini kumengerti sendiri
kau tak perlu dicari
berharap jiwa nan suci
dambaan setiap pencinta Ilahi
SELAMAT IDUL FITRI -
lahir batin k(a)u bermaafan
semoga Allah mengembalikan
jiwa yang sdh tercerahkan
menjadilah Fitri …..
semoga k(a)u tetap di sini
Cemburu….. 12 Juni, 2007
Posted by kurtubi in Bahasa, Dunia Pesantren, Pendapat, Politik, Uncategorized.15 comments
CEMBURU bukan milik manusia saja. Alampun bisa cemburu. Sebab bukankah manusia pun bagian dari alam. Lihat saja suku cadang tubuh manusia: ada air, udara, tanah, api dll. Manusia konon gampang cemburu. Ya, mungkin karena pengaruh keempat unsur tadi. Bahkan gara-gara kabar yang dibawa ‘angin’, seorang isteri bisa nekad bunuh diri. Bahkan dari kabar angin lagi, seorang isteri/suami dibakar hidup-hidup. Lebih sadis lagi: dimutilasi. Hiiih mengerikan. Lalu adakah cemburu yang manfaat?
Yaa itulah kenyataan sekitar kita, dari sifat cemburu berubah menjadi prahara rumah tangga, bahkan dengan jelas sekali, kemungkinan cemburu pun menjadi biang keladi prahara nasional.
Bukan Sembarang “Abu” 11 Juni, 2007
Posted by kurtubi in Bahasa, Dunia Pesantren, Kultur, Politik.18 comments
SEBAGAIMANA dalam pengertian sehari-hari istilah abu adalah sisa pembakaran. Hasil dari pembakaran kayu atau hasil pembakaran mayat di krematorium. Namun bahasa Arab mengartikan abu adalah ‘ayah’. Seorang ayah berarti disebut Abu. Misalnya Abu Najib berarti ayahnya Najib. Tapi Abu pun bisa untuk penyayang binatang: Abu Hurairah, salah satu sahabat Nabi, artinya bapaknya kucing. Abu Dujana oleh polisi dikenal sebagai terorist yang ditakuti di Asia Tenggara, kemarin di Yogya anak buahnya ditangkap. Masa seh Abu jadi terorist?




