Krisis Keyakinan? 27 Agustus, 2008
Posted by santribuntet in Celotehan, Hikmah, Ibadah, Pengalaman Rohani, bergumam.15 comments
Krisis Keyakinan? ini sekedar merenungi komentar para tamu kehormatan khususya beliau yang mengatakan masalah kayakinan kepada Allah SWT pada komentar postingan ini . Sekaligus belajar memenuhi permintaan guru serbabisa. Intinya saya ingin mengatakan bahwa krisis keyakinan itu betapa mudah menggerogoti batin kita di setiap desahan nafas dan lintasan pikir.
Ini juga tidak jauh terkait dengan fenomena batin saya sendiri dan mungkin beberapa kawan juga ada yang senasib. Bahwa ternyata dari sekian banyak janji Allah Dzat Yang Maha Mulia, yang Maha Tepat Janji kadang kita sendiri abai. Sebaliknya, keyakinan besar kepada Yang Maha Besar itu justru kalah hanya oleh urusan remeh temeh. duuh Gusti, ampunilah hambamu ini. ….
Latah (bencana) Puisi 2 Januari, 2008
Posted by santribuntet in Inspirasi, bergumam, sastra.Tags: bergumam, Inspirasi, Kehidupan, Puisi, Sajak, Santri, sastra
54 comments
Ingat ibu-ibu (maaf kebanyaikan ibu-ibu loh) yang sering latah kalau dikageti oleh suara sekitar. Entah penyebab latah ini darimana sehinga kalau latah semua “perlengkapan lelaki” meluncur tanpa sensor dari mulutnya. Penyakit latah ini makin menjamur di tempat kerja dan di tetangga.
Bukan hanya ibu-ibu yang latah, tapi di Indonesia sekarang pun sedang latah, dari mulai puting beliung di berbagai daerah, banjir, hujan deras terus-terusan dan lain-lain. Mestinya latah bencana pun memicu latah lainnya yaitu latah peduli, latah menyumbang, dan akhirnya latah terhadap kesadaran pada kesadaran kepada Tuhan, alam dan dirinya sendiri.
Ah tidak tahu saya, yang jelas saya sedang latihan latah. Saat berkomentar di blog bang Ersis. Di sana ada lomba membuat “puisi latah”
. Gara-gara satu dua puisi bertengger di sana saya juga ikutan komentar tak tahunya komen itu adalah puisi.
Jadilah saya latah. Tapi latah saya bukan “barang lelaki/wanita” yang diungkapkan tapi lebih dalam dari sekedar “barang” yaitu Pokoke™ Cinta.
ya semoga saja latihan latah saya ini bisa melatahi segala bentuk-bentuk cinta yang lainnya. Kepada manusia, kepada alam kepada diri sendiri dan kepada Allah Rabbul Izaati, Pendidik Sejati. Amin
narsis deh…
(lagi…)
DAGING-DAGING BERDZIKIR 23 Desember, 2007
Posted by santribuntet in bergumam.Tags: daging qurban, makna kurban, qurban
33 comments
Seekor sapi pasrah dalam penantian
dikorbankan mengikuti syaraiat kenabian
berpuluh pasang mata menyaksikan
sebilah pisau memutus urat nadi kehidupan
sebait huruf hijaiyah dilantunkan
gema takbir menyapa langit mengantar qurban
para malaikat bedatangan
satu dua seribu sejuta
menjadi saksi kunci sekaligus menginput database amal
yang dibuat para hamba yang berkurban dan yang dikurbankan
daging-daging mulai berdzikir
menempati kantong-kantong kresek
sekilo dua kilo saling bertaut
ruh Qurban menuju puncak langit
daging tetap dibumi, dinikmati dan derebuti
darah, daging dan tulang takkan sampai kepada Tuhan
sebab ia tak ubahnya benda mati, tempatnya di bumi
tapi jangan lupa, sang daging terus berdzikir
gemanya terasa hingga di perut para fakir miskin
lalu apakah qurban sejati
sifat binatang yang ada pada kita
itulah makna qurban pada raabul izzati
itulah sang firman mewanti-wanti….
Inspirasi dari Al Haj: 37
Nyanyian Hawa 8 November, 2007
Posted by santribuntet in Bahasa, bergumam.18 comments
meregang
menerawang
menendang
meronta
mengoyak
mencubit
menjambak
memuntir telinga
merapal selaksa mantra
nafasmu menghirup hampa
tenagamu seharga kuda
meronta sekuat singa
meringis pedih berharap asa
merapal lafadz mengharap doa
bersama dalam irama
sendiri merekah luka
menepis segala makna
menebar bau seharum surga
menerima jiwa tiada kira
bersama jiwa-raga-tenaga
merdeka tiada kira….
nafasmu melandai
tarikan hawamu melambai
senyumu berburai
lava magma terjurai
tenagamu lemah lunglai
tapi jiwa ragamu menuai
Fitri Dimanakah Kamu… 11 Oktober, 2007
Posted by santribuntet in Bahasa, bergumam.9 comments
Fitri ….
harimu dikagumi
masjidmu disesesaki
bajumu dibarui
takbirmu menghantui
tanganmu disalami
badanmu diharumi
rumamu ditamui
ku datang ke sana
tapi kucari kau dimana
tak satupun menampak di sana
kugapai cerminan di beranda
tak jua menanda bayangnya
kini dimana engku Fitri
tak tahulah dimana kucari
padahal sumpahku mati suri …..
sebulan penuh dipuasai
sebulan peluh membasahi
sebulan tubuh melemasi
sepuluh hari terakhir dimeleki
tapi bayangmu hanya menemani
duhai fitri………..
kini kumengerti sendiri
kau tak perlu dicari
berharap jiwa nan suci
dambaan setiap pencinta Ilahi
SELAMAT IDUL FITRI -
lahir batin k(a)u bermaafan
semoga Allah mengembalikan
jiwa yang sdh tercerahkan
menjadilah Fitri …..
semoga k(a)u tetap di sini
Resep Mematikan Mental 8 Oktober, 2007
Posted by santribuntet in Celotehan, bergumam.17 comments
ORANG yang hingar-bingar dalam kehidupan pribadinya, boleh jadi menandakan hidupnya tercerahkan. Mungkin pekerjaan yang dia lakukan selama ini mamapu mendatangkan kepuasan; fisik maupun mental. Tapi jangan dikira, orang semacam ini gampang sekali dimatikan mentalnya. Terlebih jika pekerjaan itu bersifat sosial. Tinggal dijewer, dijamin semangatnya melumer.
Puaskah dengan Puasa? 14 September, 2007
Posted by santribuntet in bergumam.13 comments
Tak bisa dipungkiri, orang yang berpuasa karena semata-mata mengikuti ajaran agama. Tidak lebih dari itu, sehingga setiap orang yang merasakan puasa dan bisa terlaksana dengan “sempurna” tanpa batal dan tanpa ada kendala selama sebulan penuh, niscaya, merasakan adanya guratan kebahagiaan yang luar biasa. Seakan dengan puasa rohani kita bisa berpuas-puas dengannya.
Our site is hacked 24 Agustus, 2007
Posted by santribuntet in Celotehan, Dunia Pesantren, bergumam.14 comments
Pesantren baru bisa blajar bikin situs sendiri, menulis dan perawatannya, giliran mulai ramai dikunjungi, di crack atau dihack, gak ngerti. Sebuah pengalaman yang mengagetkan dari orang ndeso lagi katrok. Ilmu baru seberapa, ditantang oleh para hacker dunia. Sebab yang ngehack itu dari Turkey.
Saya bertanya sendiri. Apakah tulisan di situs itu yang mulai menyinggung perasaan kelompok lain atau karena apa, tak tahulah saya. Mulanya saya berkunjung ke salah satu blog yang tulisannya mirip saya atas petunjuk bangaiptop, terus saya kasih lingknya ke situs yang dihack itu. Pagi2 sudah rusak…
Yang rusak index.php kosong mlongpong terus fasilitas administrator ada yangkurang yaitu add templatenya hilang…
Tapi saya tak mau berburuk sangka, mungkin juga karena template yang dipakai itu tidak diizinkan lagi oleh vendornya. Saya pakai joomla dan templatenya pake yang gratisan, mungkin juga itu penyebabnya.
Atau mungkin kah dari orang yang benci dunia pesantren? ah kalau ini sih namnya sangkaan yang extreem saya tidak ambil yang ini. saya ambil yang tiga saja.
Simbiosis Mutualisme Santri dan Peradaban Barat 25 Juli, 2007
Posted by santribuntet in Celotehan, Modernisasi, bergumam.14 comments

Hubungan antara Islam (santri) dan Barat kini telah mengalami kemajuan yang berarti. Itu disebabkan karena ilmuwan Barat lebih banyak bersinggungan langsung dengan dunia Islam, baik zaman dahulu maupun sekarang.
Gu(ruku) Alamku…….. 4 Mei, 2007
Posted by santribuntet in bergumam.9 comments
Guru konon untuk digugu dan ditiru. Namun bisakah kini kita merenung sejenak adakah guruku yang bisa digugu dan ditiru. Di semaraknya zaman yang kini begitu mempesona. Ramai berjuta penonton, tapi sepi berdiri penuntun. Agaknya aku mawas melihat kondisi ini. Tapi mau apa sih sebenarnya aku ini. Mau sok-sokan menyaingin pak gu(ruku) atau mau menarsisusi diri. Ah saya tidak mau begitu-gitu amat. Yang jelas hari ini perasaanku lagi sensi banget setelah underpressure begitu menggenjot urat nadiku. Tapi berkat gambar itu aku menemukan guru alam.




