Arsip

Posts Tagged ‘Hikmah’

Kiamat

31 Desember, 2008 13 komentar

Peluru siap dihujani

Peluru siap dihujani

Kimat bukan saja di Palestina. Hujam bom menghanguskan segala yang ada. karena oksigen di sekitar bom yang meledak tersedot habis diubah menjadi karbon, termasuk tubhpun ikut menjadi arang. Jika saja bom sebesar kepalan tangan dijatuhkan, maka radius oksigen yang tersedot semakin luas. Jika suatu ketika “bom atom” dari “alam sana” benar-benar dijatuhkan di bumi yang penuh oksigen ini, maka habislah kehidupan di bumi ini, dan kiamatpun dengan mudahnya terjadi.

Read more…

Sayap-sayap Patah

12 Oktober, 2008 30 komentar

Refleksi Syawalan

Sayap hasil metamorphosis.. manusia juga punya
Selamat tinggal ramadhan… kau telah memberikan masa ingkubasi untuk para shoimin. Kau juga telah memberikan rehat bagi tubuh-tubuh yang butuh istirahat. Dari proses “mbrongsongi” menjadi kepongpong lalu melahirkan sayap bagi ulat-ulat yang semula hina menjadi kupu-kupu indah. Lalu apa hasil dari “mbrongsongi” itu bagi manusia.. ?
Read more…

Pedagang harus Curang?

18 September, 2008 36 komentar

JADI pedagang harus “curang”, kalau tidak darimana bisa dapat untung!. Sekarang persaingan antar pedagang sudah semakin tajam. Jika tidak pinter-pintar menyiasati dagangannya merugilah selalu. Mungkin itlah yang terpatri di benak pedagang yang tidak jujur.

Daging sebagai saksi... dari google/image

Daging sebagai saksi... dari google/image

Postingan di sini membuat kita semakin tidak percaya kepada pedagang yang nota bene barang dagangannya itu sangat kita butuhkan dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Perbuatan tidak jujur dari sipedagang itu sebenarnya melanggar hukum alam. Misalnya mengurangi timbangan, ia berarti melanggar rumus berat yang mengatakan gravitas dikalikan keliling bumi. (detilnya di postingan lalu) Jika pedagang itu makin banyak disekitar kita apa yang harus kita lakukan?

Kalau saya hanya sekedar ingin menuliskan sebuah cerita dampak buruk dari pedagang yang curang. Cerita ini diambil dari kitab klasik (kitab kuning/putih, tergantung kertasnya). Beriikut adalah petikannya.

SEBUAH KISAH FAKTA PEDAGANG YANG TAK JUJUR

Mana ada Hidup Gratis…

12 Desember, 2007 45 komentar

Kenikmatan makan dan seterusnya... perlu diwaspadaiMaaf ya akhir2 ini postinganya lagi angot. Maksudnya angot menlis berbau sok moralis… dan tulisan ini untuk kalangan sendiri. Sudah lama di laci arsip … sekalian blajar nulis refleksi akhir tahun meniru pak Sawali

KYAI saya suatu ketika berpesan: “Berhati-hatilah ketika kita mendapatkan nikmat meskipun datang dari Tuhan.” Maksudnya boleh jadi kenikmatan yang diperoleh selama ini tidaklah gratis meskipun datang dari Allah swt. Karena semua kenikmatan mesti dipertanggungjawabkan. Rupanya, kyai saya mengutip ayat berikutperingat (Al Maa’uun: 7)

Artinya: “Kemudian pada hari nanti segala kenikmatan pasti akan dipertanggungjawabkan.”

Read more…

Baju Santri

9 Desember, 2007 47 komentar

KH. Maemun ZUbeir, santrinya ratusan ribu... tersebar di Seluruh Indonesia.Wahai para santri hendaklah kalian memliki dua baju”. Itulah ungkapan pendek kyai saya di Sarang – Jawa Tengah. Kata Mahmud Syaltut, teman saya dari Buntet yang meneruskan mondok di sana.

Apa maksud ungkapan tersebut dan bagaimana aplikasinya dalam kehidupan seari-hari. Dalam benak saya, ungkapan ini sarat makna dan amat berguna dan menjadi bekal saya dan teman-teman dari Pesantrren untuk bisa fleksibel dan toleran kepada masyarakat sekitar.

Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya.