Beranda > Kajian Kitab, Peristiwa, Supranatural > Syetan Juga Bermanfaat

Syetan Juga Bermanfaat

WARNING…!

Postingan kali ini rada-rada sok moralis, tapi bukan dari Asthabrata . Tulisanpun panjang. Saya bermaksud hanya untuk bersilaturahmi biar rezekinya banyak dan berdiskusi. Tidak bermaksud mengajak untuk mengaji. Jadi postingan ini agaknya gak enak dibacanya, silakan diclose. Kalau nekad ya monggo. Tulisan ini hanya teoritis bukan pengalaman pribadi biar jadi selebritis…

Artinya: “Tidaklah sia-sia Tuhan menciptakan segala sesuatu” (Al Qur’an)

Benarkah syetan itu bermanfaat bagi manusia; bukankah Tuhan menciptakan syetan sebagai musuh yang nyata; dan bukankah Tuhan memerintahkan manusia agar menjauhinya; Sebab pekerjaan syetan adalah menggoda manusia secaraa profesional. Termasuk ngeblog inipun diharamkan karena sytenkah?

Hampir 24 jam mereka terus-menerus merongrong manusia termasuk aktivitas dakwah agar melupa­kan Tuhan dan berusaha membuat kegelapan di dalam hati­nya. Pekerjan syetan baru berhenti manakala manusia telah meninggalkan dunia sebab mereka memiliki cita-cita yang kuat yaitu mencari teman sebanyak-banyaknya di neraka dari golongan jin dan manusia. Lalu apakah sisi manfaat dari syetan.

Kita mengetahui bahwa kedudukan manusia akan mening­kat derajatnya (maqamnya) semata-mata karena mampu melewati rintangan hawa nafsu dan godaan syetan. Sebalik­nya, manusia pun bisa menduduki derajat yang paling rendah bahkan lebih rendah daripada binatang dengan sebab syetan.

Singkatnya, keberadaan syetan boleh jadi harus disyukuri bagi orang-orang yang menuju Tuhan. Sebab tanpa gangguan dan godaan mereka manusia tidak akan meningkat derajatnya di sisi Tuhan sebagaimana keduduk­an para malaikat di sisi Tuhan tidak naik dan turun derajatnya sebab golongan malaikat tidak digoda oleh syetan.

ZARIMA dulu dikenal si RATU EKSTASSIMemahami Karakter Syetan
Syetan mestinya harus dipahami karakter dan tipologinya, sebab dalam teori berperang Tsun Tsu (Ahli Strategi perang Kaisar China masa lalu yang teorinya terkenal dan dipakai untuk bisins, politik dll hingga saat ini). Dalam teorinnya, mensyaratkan bahwa bila mau bertempur mutlak harus memahami karakter musuhnya sebelum bertempur.

Tanpa memahami karakternya, sulit sekali mengatasi medan pertempuran. Karena syetan menurut Tuhan adalah musuh yang nyata bagi manusia, selayaknya kita mesti memahami betul karakter syetan agar kita mampu memenangkan medan pertempuran. Seperti ditulis berita, ada yang mampu menahan godaan ada yang tidak kuat.

Dalam kitab Nuzhatul Majalis, pengarang kitab mengutip pendapat Imam Fakhrurrozi tentang karakter syetan dan liku-likunya. Ada tiga pintu di mana syetan berusaha menembusnya: Syahwat, Marah dan Hawa.

Apakah ini pekerjaan syetan??? 1. SYAHWAT
Syetan mampu menembus sistem pertahanan manusia melalui pintu syahwat. Seolah-olah syetan paham betul bahwa syahwat manusia mampu memproduksi output yang dahsyat yaitu sifat Dholimu linafsih (kekuatan merusak diri sendiri). Mirip virus yang masuk ke dalam program komputer, syetan yang berupa virus ini mampu merusak program dan dengan sendirinya komputer menjadi telmi (telat mikir) bahkan mampu menghancurkan data-data penting.

2. MARAH
Bila pintu pertama sudah berhasil dilumpuphkan, syetan berusaha memasuki pintu lapisan kedua yaitu marah (ghodob). Di sini syetan membutuhkan mediator (perantara) untuk menduplikasi (memfoto kopi) sifat daya perusak itu melalui marah. Sebab sifat marah ini mampu menghasilkan kekuatan Doholimu lighoirih (kekuatan merusak orang lain).

Ini pun hampir mirip virus yang sudah masuk ke system komputer, bila berhasil melumpuhkan satu komputer, dia akan menduplikasikan dirinya kepada komputer lain. Sehingga apabila ada komputer yang tersambung dengan komputer yang ada virusnya dipastikan akan ketulararn begitu seterusnya ibarat reaksi fusi. Reaksi yang bermula dari satu dan bersinergi sehingga menjadi berlipat-lipat seperti bola salju.

Fariz RM pun suka Narkoba? 3. HAWA
Maksudnya bukan wanita yang bisa dikenal 12 langkah. Tapi hawa ini adalah lapisan pintu ketiga apabila berhasil memasuki pintu pertama dan kedua. Syetan membutuhkan kekuatan hawa karena kekuatan ini mampu memprouksi suatu karakter yang mampu melawan Yang Maha Menciptakan (kufur/syirik). Dan kufur ini adalah senjata ampuh untuk melumpuhkan manusia. Kufur dalam bahasa kita  disebut tertutup.

Terbang dengansayapSifat ini mampu menutupi hati untuk menerima sinar dari Tuhan, Rasul dan petunjuk agama lainnya. Jadi dipastikan bila manusia memiliki daya kufur (menutup), dan hatinya telah gelap, maka syetan dengan leluasa hidup dengan tenang di hati manusia yang telah gelap-gulita ini.

Usaha syetan berikutnya adalah menutup rapat-rapat jangan sampai ada sinar masuk ke dalam hatinya sekecil apapun. Mulai jiwanya dipengaruhi, hingga tubuhnya pun digerogoti sedikit-demi sedikit atau sekaligus. Sebab bila ada sinar memancar sedikit saja niscaya akan nampak isi dalam hati manusia meskipun samar-samar. Ini tidak dikehendaki oleh syetan. Dengan kegelapan ini syetan dengan leluasa berdugem-ria dan mengendalikan manusia robot yang remote controlnya dipegang syetan.

Bagaimana menurut Anda?

  1. 29 November, 2007 pukul 2:57 am

    saya jadi ingat buku seorang wanita sufi yang sudah tak ingat lagi namanya siapa yang mengatakan dirinya sudah tak bisa lagi membenci setan karna dirinya dipenuhi oleh kecintaan terhadap Tuhan.

    tapi saya lebih setuju bahwa sebenernya musuh yang nyata itu adalah diri yang menjelma menjadi setan ketika hawa nafsu, dan amarah itu menguasai nurani.

    tapi saya bukan sufi, sholatpun bolong2
    tapi yang jelas saya setuju untuk memahami karakter musuh sebelum bertempur dengannya, cuma masalahnya musuh saya yang nyata sekarang ini baru diri saya sendiri belum sampai kepada setan😉

    :d bedh
    iyaa yaa ngapain menyalahkan syetan, wong bukankah sytan juga terdiri dari manusia dan jin (minal jinnati wannaas, kata quran)

  2. zal
    29 November, 2007 pukul 3:18 am

    ::”inni wajjahtu wajhia, liladzi fathorosamawati wal’ardh”, apa masih meleng…? ngelihat kemana..Boss..??, katanya “la syarikalahu..” ambil tustel, tetapkan object beri kecepatan tinggi pada object..focus…gambar yang lainnya sirna, kalaupun ada hanya bayangan…😆 …nah seperti itu..tahan..tahan…”semua itu pasti hilang musnah…:dewa19:”

    😀 zal
    khusu…. tenang dan konstentrasi saat beribadah … bukan konsen ke nafsu kan maksudnya?

  3. 29 November, 2007 pukul 6:37 am

    Saya setuju, Pak Kurt. Pada dasarnya bukanlah salah syetan bila kita sering tergoda melainkan iman kita yang lemah. Yang lebih mengerikan lagi bila kita berhati syetan.

    😀 Hanna
    hahaha… berhati syetan! wah kebayang daya rusaknya

  4. 29 November, 2007 pukul 6:58 am

    Waduh, ternyata kita sendiri yang sering membuka pintu lebar lebar. Jadi bukan salah syetan kalo kita terkena, tapi salah kita sendiri toh.:mrgreen:

    Hidup setan!!!

    😀 danalingga
    Syetan ga da matinya!!! bahkan makin banyak saja

  5. 29 November, 2007 pukul 7:28 am

    Setan memang pekerja keras yang patut di teladani..
    😀 qzink666
    hahah… iya kang

  6. NuDe
    29 November, 2007 pukul 7:36 am

    @bedh: rabiah al adawiyah mungkin?
    Kang Kurt, kayaknya setan sudah mulai bosan menggoda manusia, karena tanpa digodapun manusia justru telah menyediakan diri untuk tersesat atau disesatkan. Setan tak lagi bekerja keras, mereka sekarang tinggal menikmati hasil. Istilahnya, mereka sudah menikmati “kebesasan finansial”, sudah memiliki “passive income”. Halah…

    😀 NuDe
    waaah iya juga yaa kang De, sekarang syetan gak ada kerjaan..

  7. 29 November, 2007 pukul 7:41 am

    Sepertinya ini belum selesai ya Paman Kurt, mengenai karakter setan??
    Karena bukankah baru jalan masuk setan saja??
    Karakter yang lain-nya mana??
    *tidak sabar menunggu postingan selanjutnya*
    Terima kasih Paman Kurt

    😀 goop
    Hmm.. untuk kelanjutanya kang goop bisa gugling deh, saya hanya mampu sampai menembus pintu ini… sebab di sini saja setan males mulai menyerang…🙂

  8. 29 November, 2007 pukul 8:27 am

    ah mungkin di blognya setan lagi ngebahas karakter manusia yg skarang mangkin sulit digoda sambil memaki MANUSIA LO!!😆

    😀 caplang™
    hanya caplang kali yang sulit digoda ama boncenger:mrgreen:

  9. 29 November, 2007 pukul 8:44 am

    weks…trekbek kemana2…. 😆

    😀 abee
    weks… yang penting nyambung kan??

  10. 29 November, 2007 pukul 10:50 am

    Kita memang harus selalu ingat, bahwa godaan ada terus disekeliling kita…jadi harus terus berdoa, semoga kita dilindungi dari jalan yang tak benar.

    😀 edratna
    amin… kepada godaan silahkan berkeliling di tempat lain…

  11. 29 November, 2007 pukul 11:26 am

    Walah, menurut hemat saya Mas Kurt, semua makhluk ciptaan Sang Khalik, pasti ada manfaatnya, termasuk Syetan Laknatullah. Kalau nggak ada Syetan, dinamika hidup manusia akan monoton *halah sok tahu nih* nggak tertantang bagaimana menaklukkan nafsu syetan yang ada dalam hati manusia. Moga2 makion banyak saudara2 kita yang menganggap syetan bener2 sebagai musuh yang nyata.

    😀 Sawali Tuhusetya
    Hematmu dan hematku sama jeh, bahwa syetan memang “penyemangat” pada sisi lain, bagi kehidupan kerohanian manusia…🙂

  12. 29 November, 2007 pukul 11:32 am

    OOT nih,
    kok gambarnya perempuan semua?

    😀 itikkecil
    sebab ngikuti lagu: “aku memang pencinta wanitaaaa” maafin ya neng

  13. Sayap KU
    29 November, 2007 pukul 12:55 pm

    Mas, jangan memojokan perempuan loh … awas *cemberut*

    -Ade-

    😀 Sayap KU
    gak suka di pojok yaa?

  14. 29 November, 2007 pukul 1:28 pm

    Kalau kesimpulan posting diatas sama dengan judulnya, itu agak membingungkan saya.
    Analoginya nanti bahwa peminta-minta, pengemis pinggir jalan akan bermanfaat bagi orang kaya yang mau memberi sedekah. Lalu orang kaya mensyukuri adanya pengemis, karena dengan begitu ia bisa beramal.
    Kalau begitu cara menyimpulkan, maka pengemis akan dibiarkan terus miskin untuk mendukung amal orang kaya. Atau malah dijadikan lebih miskin supaya ada ada “media” bagi orang kaya untuk menunjukkan belas kasihnya.
    Kalau ini yang terjadi, saya tambah bingung, apakah amal si orang kaya itu masih punya arti. Dalam posting syetan diatas, apakah “kekuatan” menahan godaan syetan itu masih punya nilai ?.
    Saya kira tidak punya nilai kalau hanya sekedar melestarikan syetan untuk memenangkan diri melawan godaan nafsu.

    😀 Kakilima
    Maaf kalau membingungkan… tapi sepakat jika analogi itu ditabrakkan dengan analogi Anda… Namun tidak sepakatnya, setan disamakan dengan kemiskinan… sebab miskin adalah ketiadaan kemampuan… sementara setan kemampuan merusak…🙂 btw, makasih kita bisa bertukar ide…
    Kemudian tidak bermaksud melestarikan syetan.. dalam ajaran yang saya anut, syetan tetap musuh namun musuh terberat adalah diri kita sendiri yang suka digoda syetan: marah, menghina orang lain, menjadi raja tega dll.

  15. 29 November, 2007 pukul 3:03 pm

    Percayalah setan selalu bersama kita *lirik lagu doel sumbang*
    dan tanpa setan malaikat tidak pernah menjadi begitu bermakna:mrgreen:

    😀 almascatie
    wah lagu bang Iwan seperti itu? pas banget dong…

  16. aLe
    29 November, 2007 pukul 4:48 pm

    @itikkecil :
    kenapa wanita? karena wanita ingin dimengerti😆

    @almascatie :
    haha, inget aja ni anak, secara aLe jg suka tuh lagu.,

    @syetan :
    huhu, gara2 lo manusia bisa berjuang melawan nafsu, karena godaan lo, manusia bisa bernafsu, makanya gwe klo liat cewek selalu nafsu *halah*😆 *ngaco.com*

    kembali ke topik neh😀
    mengomentari judulnya aja ah..😛
    syetan juga bermanfaat?
    yup, sepakat, yang aLe tahu memang segala sesuatu di dunia ini semua ada manfaatnya, dan yang jelas aLe percaya Tuhan tidak akan menciptakan sesuatu yang sia2 ‘just it’
    So! ya gt deh😀

    😀 aLe
    Le yang habis kopdar tidak sia2 kan acara kemarin ? selamat yaa.. kapan kita berkopdari?

  17. 29 November, 2007 pukul 4:50 pm

    setuju dengan judulnya… Bermanfaat untuk kita lawan kan?🙂

    😀 alief
    jadi setuju melawan syetan tah?

  18. 29 November, 2007 pukul 4:54 pm

    pertama buka blog ini…:D salam kenal …

    menurut saya kok lebih tepat dikatakan HIKMAH ya daripada MANFAAT..
    ataukah cuma metode “ice breaking” aja??? hehehe…

    Selama ini setan memang selalu jadi kambing hitam kesalahan/kerterpurukan manusia…. padahal kalau kita telaah,lihat aja waktu puasa, yg katanya setan dikekang, ternyata kemaksiatan jg tidak pudar… kemaksiatan bukannya hilang tapi berubah ke versi lain yg lebih tak nampak … Semua kembali ke pribadi masing2…

    😀 read-rid
    ice breaking hahaha … yaa gitu deeh!

  19. 29 November, 2007 pukul 6:24 pm

    1. Menghancurkan diri sendiri
    2. Menghancurkan orang lain dan alam
    3. Menutup kemungkinan pertolongan dari Allah

    Ada kemungkinan setan pake strategi terbalik ga Pak?

    😀 manusiasuper
    ada kali kang, sayanya untouchtable

  20. myresource
    29 November, 2007 pukul 8:39 pm

    ah setan…
    syahwat aduh…
    makjang digoda setan..

    😀 myresource
    syahwat punya sendiri kok yang disalahin syetan sih… :

  21. 29 November, 2007 pukul 8:40 pm

    memang tidak sia2 Allah menciptakan segala sesuatu..

    subhanallah

    😀 dobelden
    subhanallah 33x

  22. aLe
    29 November, 2007 pukul 9:19 pm

    alhamdulillah acara kopdar kemarin penuh berkah dan manfaat🙂 ayo aja, kpn neh oM kurt bs ke Malang😀

    😀 aLe
    makasih dah dibantuin jawab, aha ke Malang yaa takutnya melintang di jalan karena kuper. Semula ketemu aLe di Malang jadinya malang melintang… btw, tq tawaran yang menarik

  23. 29 November, 2007 pukul 11:43 pm

    “Tidaklah sia-sia Tuhan menciptakan segala sesuatu” (Al Qur’an)

    tepat sekali uncle, takkan ada yg sia-sia. kadangkala kita terlalu mengkafirkan si kafir padahal dari si kafirlah muncul si soleh, dari si jahat lah muncul si baik.
    berandai-andai nih uncle.. kalo saya yg jadi Tuhan hehe saya bakal masukin juga tuh ke sorga sipenjahat2 itu. kenapa? karna atas jasa mereka juga si baik jadi dapet pahala..🙂

    😀 brainstorm
    hahaha… sampeane bisa aja. kadang-kadang Ide yang “gila” ini justeru datang dari orang-orang seperti kita ya, kenapa ya tidak lahir dari orang-orang yang kelihatan sekali “agamisnya”.

  24. 30 November, 2007 pukul 12:06 am

    dasar setan, gak pernah abis akal…hehe

    😀 liezmaya
    kata syetannya: diam loh! smbil ngakakak🙂

  25. zal
    30 November, 2007 pukul 12:45 am

    ::Pak Kurt, bisakan menempatkan maksud “ibadah” pada segala aktivitas 50 waktu yg tersedia, dengan residu 10, pesan Rasulullah SAW, dpt dilihat pada buku tafsir Ibnu Katsyir “aku lebih senang bepergian untuk suatu urusan saudaraku ketimbang i’tikaf di mesjid selama sebulan”, maaf kalo salah..

    😀 zal
    saya belum baca tapi pernah mendengar hadits itu… dan lebih cocok untuk kalangan yang banyak. Tapi juga, jangan lalu mencela orang-orang yang memang senang melulu ibadah … (tapi saya tidak mau menjelaskan nanti bisa panjang urusane heheh )
    Pada peristiwa yang lain, Rasulullah saw dan para sahabatnya juga pernah menyemangati seorang pemuda yang diam saja di masjid untuk “bergerak” dalam kehidupan sosial…

  26. 30 November, 2007 pukul 2:34 am

    pak Kurt, semoga setan juga membaca blog ini, biar mereka tahu bahwa mereka juga bermanfaat. salam

    😀 daeng limpo
    Syeten: hmmmm senym-senyum… menggodanya lebih semangat!🙂

  27. 30 November, 2007 pukul 5:59 am

    Hohohoho…. jelas syetan bermanfaat, juga virus dan bakteri dan memang Allah menciptakan sesuatu tidak ada yg tidak bermanfaat, paling sedikit pasti ada manfaatnya secara tidak langsung.

    Dengan hawa nafsu yang ‘dipanas2in oleh si syetan’ memicu manusia untuk menciptakan senjata2 yang canggih2 yg memaksa manusia untuk belajar dan belajar menerapkan teknologi baru di dalam kehidupan mereka. Keserakahan manusia juga mendorong manusia untuk berfikir walaupun pd akhirnya tindakan akhir yg ditempuh bersifat negatif, namun saya yakin syaitan juga berpengaruh dalam kemajuan atau peradaban umat manusia di permukaa bumi ini. **halaah**

    Btw, saya protes tuh, moso syetan digambarkan jelek begitu?? Siapa bilang syetan jelek?? Emang pernah lihat ya?:mrgreen: Syetan zaman sekarang sih ganteng2 (and cantik2??), kalau jelek begitu ya mana ada manusia yg mau ikut si syetan, betul ngga? Huehehehe….:mrgreen:

    😀 Yari NK
    sebuah pandangan lain yang menggereget kang. TQ
    Memang betul, dengan syetan hadir di dalam diri manusia, dunia jadi ramai.. Namun juga ada yang suram… tetapi sebagaimana peristiwa Adam as Tuhan menunjukinya ke jalan yang benar. Artinya, setan memang dibebaskan berkolaborasi dan bereksplorasi, tetapi manusia-manusia yang dipilihnya akan berada dalam jalannya… Aku setuju, karya setan luar biasa bisa menjelman dalam benda-benda: narkoba. dalam manusia huuuhhh siapa sih yang tidak tertarik sama yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng!:mrgreen:

  28. aLe
    30 November, 2007 pukul 8:38 am

    ninggalin jejak di wp karena gak ada shoutbox😆

    😀 aLe
    beruntunglah yang punya waktu luang jalan-jalan. Eh udah cuci kaki belum?🙂

  29. 30 November, 2007 pukul 8:50 am

    Syetan katanya ada dimana2, bentuknya bisa jadi apasaja dan menggoga dengan hal2 yang menyenangkan, hanya orang yang diberi hidayah yang diberi petunjuk untuk menghindarinya,
    hmmmmmm jd gimana mas, dihadapi apa dihindari ya tuh syetan? apa jadiin temen aja kali ya, kan ga mungkin temen menjerumuskan teman sendiri.
    😀 Pipiet
    hmmm komentarnya menggemaskan…🙂

  30. 30 November, 2007 pukul 10:50 am

    numpang lewat pak Kurt …
    jadi tertarik untuk ikut ngomentarin kometarnya mas Kakilima🙂

    Analoginya nanti bahwa peminta-minta, pengemis pinggir jalan akan bermanfaat bagi orang kaya yang mau memberi sedekah. Lalu orang kaya mensyukuri adanya pengemis, karena dengan begitu ia bisa beramal.

    ya … betul patut disyukuri, tetapi bukan mensyukuri adanya pengemis tetapi mensyukuri kemampuannya untuk beramal.
    kenapa begitu ?? karena mensyukuri “adanya” pengemis berarti juga memelihara kebanggaan atas dominasi kita terhadap orang lain, atau dalam bahasa yang lebih sakral😀 berarti “meniadakan eksistensi Tuhan dari kehidupan kita”:mrgreen:

    Kalau begitu cara menyimpulkan, maka pengemis akan dibiarkan terus miskin untuk mendukung amal orang kaya. Atau malah dijadikan lebih miskin supaya ada ada “media” bagi orang kaya untuk menunjukkan belas kasihnya.
    Kalau ini yang terjadi, saya tambah bingung, apakah amal si orang kaya itu masih punya arti.

    masih, bahwa jika ada sisi lain kita mengusahakan kemiskinan orang lain … itu akan dengan sendirinya membakar habis amal kita, dalam hal ini saya bicara tentang sesuatu yang ada dalam kontrol kita sehingga kita memang layak untuk dimintai pertanggung jawaban tentangnya🙂

    Dalam posting syetan diatas, apakah “kekuatan” menahan godaan syetan itu masih punya nilai ?.
    Saya kira tidak punya nilai kalau hanya sekedar melestarikan syetan untuk memenangkan diri melawan godaan nafsu.

    sepertinya nggak perlu lestarikan, karena ada atau tidak ada usaha dari kita, setan itu tetap ada.🙂
    tetapi saya setuju untuk tidak membenci setan, karena bagaimana mungkin kita menjauhi setan sementara perbuatan (yang menjadi salah satu ciri khas) nya sedang kita lakukan. istilahnya mungkin “bencilah setan dengan mengasihinya”, meski paradoks🙂

  31. edo
    30 November, 2007 pukul 11:54 am

    wah.. kl ini mah jelas kang. ngga ada setan ngga ada sorga neraka kekekek..
    lagian kang, coba setan ga godain..
    deuh, betapa ngga menantangnya hidup ini
    *inget film meet joe black. bahkan malaikatpun sirik dan pengen jadi manusia! heiuheiuhei
    piss

  32. rajaiblis
    30 November, 2007 pukul 12:15 pm

    walah … ngebahas soal setan … !
    jadi geli-geli sendiri ngebacanya …

    cuma, kalo bicara setan, koq rasanya kurang sangar
    gimana kalo kata setan diganti sama iblis … ?
    lebih macho gitu …

    soal menahan gempuran setan, sesungguhnya tak ada satu kekuatan pun di dalam diri manusia untuk melakukan hal itu. mau bukti ? “hebat” mana antara anda dan adam ? atau lebih bejat mana antara anda dengan firaun ?

    buat @Kakilima
    jangan pernah berpikir bahwa pengemis itu akan selamanya menjadi pengemis, atau orang kaya itu bakal selamanya kaya ! bila itu yg sempat terlintas, lantas dimana kuasa tuhan ?

    dan satu hal lagi …
    mencaci setan dan iblis, itu sama saja kalian menyepelekan kekuasaan tuhan. itu sama artinya kalian memojokkan tuhan menciptakan sesuatu yang memiliki kesan buruk dan jelek.

    dan, mengapa manusia itu gak pernah sadar dan menyadari ? bahkan tuhan sendiri yg mengatakan bahwa sesungguhnya manusia itu selalu berada dalam posisi yg merugi !

    maka tak salah bila iblis menggugat tuhan !

    wakkkakkakakaaaa …

  33. rajaiblis
    30 November, 2007 pukul 12:22 pm

    saat ini, sesungguhnya iblis pun tengah gundah !
    sungguh … menjadi iblis itu terasa menjemukan …
    meluluhlantakkan anak manusia sudah bukan menjadi sesuatu yg membanggakan dan menciptakan prestise !

    beberapa waktu lalu, iblis pernah sms sama tuhan …
    tolong donk, carikan lawan sepadan … !
    manusia sekarang pada payah … belum sempat dihajar, mereka dah saling sikut satu sama laen …
    cuma dibisikin doank … langsung kelepek-kelepek …

  34. rajaiblis
    30 November, 2007 pukul 12:24 pm

    wahai keturunan adam …
    please … bertarunglah dengan iblis …
    jangan cuma bisa bertarung dengan habitat kalian !

  35. rajaiblis
    30 November, 2007 pukul 12:36 pm

    sungguh …
    satu mahakarya iblis yg paling spektakuler adalah tatkala manusia merasa aman dan nyaman mengucapkan subhanallah lantas hatinya menjadi tenang dan tentram !

    wakkkakakakaaa …

  36. Sayap KU
    30 November, 2007 pukul 4:14 pm

    Mas, kayanya sekarang udah bisa… Ade tunggu di blog Ade yah.

    -Ade-

  37. 30 November, 2007 pukul 9:02 pm

    @rajaiblis
    ternyata rajaiblis juga mau bertasbih?😆

    >>> ini rajib di WP pak penggoda blogsphere…

  38. 30 November, 2007 pukul 9:17 pm

    @rajaiblis
    makasih atas semua koment-komentnya melengkapi yang kurang dan membuang yang lebih…🙂

  39. abah dedhot
    30 November, 2007 pukul 11:07 pm

    …setuju sama pipiet, kalo kita sohiban sama setan, masa… dia mau nge goda / nyelakain sohibnya??? pasti aman deh.😆

    …setuju juga sama rajaiblis, manusia mesti berguru sama iblis, karena iblis ngga pernah sikut-sikutan dengan sesama… selalu kompak & gotong royong, tolong menolong… ngga pernah ada iblis makan iblis, kalo orang mah “makan temen” udah biasa…. and yang paling pokok… IBLIS faham dengan misi&visi tentang keberadaannya, kalo manusia..???

  40. 1 Desember, 2007 pukul 4:17 am

    Bingung nih mau komen apa.
    Soalnya, postingan kali ini sungguh tak terduga.

  41. 1 Desember, 2007 pukul 3:54 pm

    pokoknya tanpa syaitan diri kita menjadi sepi, karena dari setiap penjuru arah mata angin akan selalu ada syaitan yang siap menggoda kita. kecuali dari arah atas

  42. 1 Desember, 2007 pukul 4:08 pm

    Ya ya ya … judulnya sudah menyimpulakn … Tapi, agak sedikit menglitik kalau dilihat dari sajian indikator yang bisa ‘ditembus’ setan, ya sudah ada dong pada (diri) manusia. Jangan-jangan, setan itu ‘manusia’ atau setidaknya bau-baunya melekad pada manusia. Kali aja, he he

  43. 1 Desember, 2007 pukul 6:42 pm

    EDO
    jadi bernar bukan, bahwa Tuhan tidak sia-sia menciptakan syetan.

    Watonist
    Terima kasih atas jawaban mendalam yang belum tertulis…

    rimba
    iyaa ya kenapa kalau godaan dari segala penjuru, tapi dari atas tidak… jadi inget uraian Prof. Dr. Quraisy Shihab

    K’tutur
    Raja iblis di WP emang beda, mengingatkan manusia bukan menyesatkan. mungkin sudah banyak belajar filsafat, tasawuf dll..🙂 aneh!

    pipit & abah dedhot
    Setan kompak, manusia bercerai berai.. jadi bingung yang setan yang mana yaa… (bener2 logika keblinger)

    M Shodiq Mustika
    Sama tak terduganya dengan orang yang tiba-tiba hamil … hehe🙂 saya baru ngiintip sebentar pak, ada postingan yang menarik hamil disayang Tuhan (1) dan (2).

  44. 1 Desember, 2007 pukul 6:58 pm

    Ersis WA/b>
    benar bang, indikator -syahwat, hawa nafsu – itu lah celah pintu (gateway) yang dimaski syetan… sama seperti meng hacking situs, maka pintu utamanya adalah gatewaynya…🙂

  45. 2 Desember, 2007 pukul 9:56 am

    Sebuah dialog di negeri setan.
    “Aku malas turun ke negeri bumi,” kata setan A.
    Mendengar pernyataan itu, setan B langsung merespon, “lho, emangnya kenapa? Bukankah persediaan tumbal di negeri kita hampir habis?”
    Setan A tidak menjawab, sampai kemudian Setan C datang.
    “Saya bisa merasakan mengapa Setan A tidak mau datang lagi ke negeri bumi,” kata Setan C.
    Setan B memperhatikan wajah Setan B. Aura kegelisahan terpantul di wajah Setan B.
    “Mungkin kita sudah tidak bisa lagi mengeruk persediaan tumbal lagi,” kata Setan C. “Karena ternyata, penghuni bumi telah mengadopsi semua cara berfikir dan sumberdaya kita. Mereka telah membangun peradaban baru yang meniru kita. Bahkan, mereka banyak juga yang kawin dengan penduduk negeri setan.”
    Mendengar penjelasan itu, Setan B tiba-tiba berteriak, “MASYA ALLAH”….🙂

  46. 2 Desember, 2007 pukul 10:33 am

    mrtajib
    hahahah… setan D ketawa, jadi sekarang orientasi berubah tah, tidak ada sekat antara kesetanan dengan kemanusiaan. Sebab justru yang kesetanan adanya di manusia, sementara kemanusiaan mungkinkah telah berpindah ke ranah setan.. buktinya setan B berteriak: ‘MASYA ALLAH” sementara di ranah manusia sudah jarang ungkapan masya Allah yang tenar misalnya: “Gila loh”, “anjing lo” babi log heheh..

    Kang Tajib ini kalau komenter imaginatif sekali… dasar santri bengal juga ya..

  47. 3 Desember, 2007 pukul 11:28 am

    ya gitu deh sepertinya
    kaya nya sih emang gitu…
    bersyukur… bersyukur untuk segala sesuatu

  48. 3 Desember, 2007 pukul 11:30 am

    btw… kt nya sekarang setan mah lg asik liburan ke hawai, tuh…
    soalnya manusia jaman sekarang tanpa dibujuk pun udah pd lebih ngaco dari setan
    *hehehe… ini bukan saya yg bilang, seseorang pernah komentar gitu di suatu blog, tp lupa siapa namanya…*

  49. onohaw
    4 Desember, 2007 pukul 7:15 pm

    Pak Santri,
    Saya pernah mbaca buku sufi. Di situ ditulis bahwa setan itu juga mencegah manusia supaya tidak sombong, sok suci, sok taat, dll. Kalau tiap orang bisa jernih dan jujur melihat dirinya sendiri kan bigimana mo sombong, merasa suci, dan seolah paling taat?

    Tapi, kalau sudah merasa itu pak… betul kata rajaiblis. Dzikir betulan apa menghipnotis diri sendiri lalu menghasilkan sugesti dan ilusi? Entahlah… urusan masing-masing.

    Btw, saya kenal murid situ pak. Namanya Ahmad Lanang.

  50. 4 Desember, 2007 pukul 11:23 pm

    setan lebih pinter dari kita, karena mereka lebih lama hidupnya, mereka berlomba-lomba mencari ilmu dan kekuatan, sehingga makin lama daya tempurnya makin hebat, sedangkan kita makin lama digempur oleh teknologi dan informasi dari luar tedeng aling-aling…..wah makin berat beban kita untuk melawan hawa nafsu. padahal nafsu tidak bisa dihilangkan, tapi dikendalikan….
    tapi rumusnya kan jelas bagi kita harus berpegang teguh pada agama. pelaksanaannya yang agak sulit.
    tapi yaaa harus dilakuin.jika tidak….pasti kalah telak!

  51. 5 Desember, 2007 pukul 9:54 am

    novee 1
    *mode bersyukur on*
    Alhamdulillah…
    *mode bersyukur off error*

    novee
    Liburan ke Hawaii… kok gak ngajak2 sih…🙂

    onohaw
    waah kupasan sufi memang kadang “nyelenesh” dari mainstream.. tapi sudut pandang pemikiran kerohanian tidak ada yang bisa membatasinya. So, termasuk banyak berdzikir yang dianggap menghipnotis/sugesti illusi, itupun juga suatu pandangan dari sekian banyak pandangan tentang dizkir… yang jelas bagaimana berdzikir itu, seprti sebuah ayat TUhan berfirman: “ingatlah, dengan berdzikir akan menenangkan hati.”

    orang2 yang mengaku suci sebenarnya, dia hanya konpensasi (istilah psikologi benar gak?) bahwa dirinya pengen dianggap suci… orang-orang yang sudah “seimbang” saya kira, tak butuh pemberat di salah satu sisi timbangannya…

    wwah jadi malu nih ketauan “modalnya” heheh. Kalau begitu salam buat Anda dan beliau. Atau andakah Ahmad Lanang itu atau jika bukan temannya kah? btw, tq bersilaturahmi and mana blognya nih biar bisa tukar2 informasi…🙂

    sihanss

    padahal nafsu tidak bisa dihilangkan, tapi dikendalikan….

    Saya menemukan ungkapan manis di atas… makasih banget.🙂

  52. Risyaf Ristiawan
    5 Desember, 2007 pukul 1:59 pm

    Hmmm….sruput sambil minum kopi.

    Ngomongin syeiton ya? Syetan pernah bilang kepada Nabi Muhammad Saw., ketika Nabi Muhammad Saw. menawarkan kepada Syeiton agar bertobat dan kembali kepada Allah. Apa kata Syeiton? Syeiton menjawab : Wahai Rasulallah, ketentuan adanya aku adalah untuk mempertegas adanya engkau, begitu juga sebaliknya. Itulah hukum yang ditetapkan oleh Allah dan aku menikmatinya. Ketentuan telah memutuskan dan qalam telah kering dengan apa yang terjadi seperti ini hingga hari kiamat. Maka Mahas Suci Allah yang telah menjadikan engkau sebagai tuan para Nabi dan khatib para penduduk surga. Sementara diriku dijadikan tuan oleh orang-orang yang celaka dan khatib para penduduk neraka. Saya adalah makhluk celaka dan terusir. Ini adalah akhir dari apa yang saya beritahukan kepada engkau, dan saya mengatakan sejujurnya.

    He..he…apa ya manfaatnya, lha wong syetan bilang bahwa ketentuan adanya SYEITON adalah untuk mempertegas adanya Nabi Muhammad Saw. Jadi manfaat disini maksudnya adalah teguh tegarnya iman manusia kepada Allah Swt., meningkatnya derajat ketaqwaan manusia kepada Allah Swt., berkat adanya gangguan dari Syeiton.

    Itu barangkali ya manfaat adanya Syetan bagi manusia.
    Syeiton…syeiton…….jangan suka mengganggu…..nanti saya sembur pake air jam-jam..Wuzzz…wuzzz……….

  53. onohaw
    5 Desember, 2007 pukul 2:25 pm

    Kurt
    Dzikir sama eling sama dong pak? Beda bahasa aja kan😀

    Saya temen kantornya. Sedang jalan-jalan dulu sambil mbacoti blog-blog yang saya lewati😀

  54. 6 Desember, 2007 pukul 5:34 pm

    Ya Allah tolong itu gambarnya.. Jadi inget ada buku yang di dalemnya ada dialog setan “Tuhan, kenapa aku yg menyembahmu sekian lama, namun sekali saja tak mau menyembah Adam kau membuangku? Lalu apa artinya selama ini aku menyembahmu?” Kira2 begitu deh.. Absurd..

  55. rajaiblis
    8 Desember, 2007 pukul 9:56 am

    ingatlah, dengan berdzikir akan menenangkan hati.

    sebetulnya, yg menenangkan hati itu adalah “perintah” untuk berdzikir … bukan dzikirnya … !

  56. rajaiblis
    8 Desember, 2007 pukul 9:59 am

    contoh …

    seorang tentara yg sudah bertugas selama 2 tahun di sebuah daerah konflik yg jauh dari kampung halaman, jauh dari anak isteri … tiba2 mendapat perintah dari komandannya …

    “prajurit, minggu depan kamu boleh pulang ke kampung halaman !”

    sungguh, meski masih berada di medan perang dan belum pulang ke kampung halaman, namun jiwanya tenang dan tentram … !

  57. rajaiblis
    8 Desember, 2007 pukul 10:04 am

    namun …
    bila kata pulang untuk bertemu keluarga yg selalu diingat … sungguh, resah dan gelisahlah yg akan dialami oleh si prajurit tadi !

  58. 9 Desember, 2007 pukul 12:50 am

    @rajaiblis
    lagi-lagi kowarannya dan godaanya berasa bedanya… entah iblis dari mana gerangan🙂

  59. Risyaf Ristiawan
    10 Desember, 2007 pukul 12:49 pm

    Mr. Kurt, ini mah Iblis cap Ondel-ondel, gak perlu kuatir. Kalaupun dia menggoda tidak ada impeknya bagi diri manusia, lagipula iblisnya kere koq?!
    He..he..iblis koq kere ya? Iya lah, biasanya iblis canggih itu jika menulis membuat para pembacanya terkagum-kagum, berdecak-decak hingga pembacanya masuk perangkapnya. Iblis model ini biasanya hinggap pada diri orang yang punya talenta pendidikan tinggi bahkan hinggap pada cendekiawan. Kan banyak di negeri kita yang kadung orang-orang memberikan predikat cendikiawan muslim, gerakan pembaharu Islam, tapi kerjanya mengacak-acak koridor atatu domain syariat hingga banyak orang-orang bingung jadi ikut pada bingung.
    Nah iblis inilah yang harus diwaspadai, karena bahaya pemikirannya, maka layak dan pantas jika iblis model ini dilawan dengan pemikiran juga.

    Berbeda dengan iblis yang ikut nongol di weblog ini, saya katakan Iblis yang menamakan diri “Rajaiblis” adalah iblis cap ondel-ondel yang suka makan cendol jika kehausan, dan bingung ketika mau naok ojek gak punya duit. Nah iblis kere…..he..he..

  60. Risyaf Ristiawan
    14 Desember, 2007 pukul 1:27 pm

    Hebat juga Rajaiblis ya, saya sedikit tertegun dengan kata-kata rajaiblis : “ingatlah, dengan berdzikir akan menenangkan hati. sebetulnya, yg menenangkan hati itu adalah “perintah” untuk berdzikir … bukan dzikirnya.

    Lho dulu Iblis itu kan makhluq yang paling taat kepada Allah. Kenapa jadi pembangkang yang nyata terhadap Allah ? Jawabannya yaitu “GENGSI, OGAH GUE MUSTI SUJUD KEPADA ADAM, LHA WONG AKU DICIPTAKAN LEBIH DULU, AKU DICIPTAKAN DARI API, SEDANGKAN ADAM DARI TANAH, MULIA MANA API DAN TANAH”. itu barangkali protes Iblis kepada Allah.

  61. zal
    14 Desember, 2007 pukul 1:42 pm

    ::tanpa api, segala unsur tanah yg diolah, bisa jadi tidak sekokoh yang dibakar, misalnya bata, baja, emas dll,
    Lihatlah segala Ciptan Allah, yg menurut Allah mereka yang merenungkan CiptanNYA, berkata sungguh tidak sia-sialah ciptaanMU”
    sayangnya bentuk umpama sering terlepas sebab bentuk, maka lebih sering berorientasi pada bentuk umpamanya, ketimbang memahami perumpamaan dan berorientasi pada maksud umpama…
    maka tak heran, jika perlu adanya saling bantah, sebab saling bantah umpama orang yang menyulut api dengan megadu batu, atau korek api…agar api menyala dan menimbulkan cahaya…

  62. Saut Boy
    28 Februari, 2008 pukul 6:16 pm

    Hai,Saya seorang Nasrani walaupun begitu sebagai seorang netter kiranya Saya ingin sedikit mengingatkan kepada saudara-saudara moslem lainnya bahwa Iblis adalah Iblis dan dia adalah Pendusta/LIAR yang sama sekali/ABSOLUT tiada manfaat/berguna/USELESS (Yohanes 8:44)

  63. Saut Boy
    28 Februari, 2008 pukul 6:22 pm

    Hai! Anak Iblis kenapa komenku tak kau publis,takut yach kebuka topengnya.Makanya kalo belum pengalaman,punya banyak ilmu jangan sesumbar macam-macam di dunia ini.

  64. 1 Maret, 2008 pukul 8:09 am

    @Saut Boy
    ya … memang, nggak boleh sesumbar yang macam-macam, dan orang berilmu memang nggak akan sesumbar macam-macam, bukannya karena “nggak boleh”, tetapi memang karena “nggak bisa”🙂

  65. Oryza Sativa Rivai
    15 April, 2008 pukul 12:48 pm

    hmmm..jikalau menurut saya yang penting kita ikhtiar aja deeh..dan satu kita harus berfikir dan introspeksi kita dolo nah itu pangkal utama, gak usah kebanyakan dalil deeh atoo kata2 munajat yang lain klo lum bisa melihat diri kita sendiri…titik

  66. bustanus
    24 Mei, 2008 pukul 10:16 am

    Para pembeli buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
    ISBN:978-979-17824-0-1/barcode

    1. Bapak Dedi S.Panigoro/ Holding PT MEDCO GROUP,Eksplorasi Minyak dan Metanol
    Jl Ampera Raya no.20, Gedung MEDCO
    Jakarta Selatan
    Jumlah pemebelian : 50 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

    2. Bapak. Cardiyan HIS
    President & CEO SWI Group
    Jl. Balai Pustaka Timur no. 13,
    Rawamangun, Jakarta Timur
    Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

    3. Bpk Syarif Ubaidillah/Oebay/wartawamn Media Indonesia
    Jl Dewi Sartika no.18 Rt 01/RW 02,Gang Masjid Al Himmah
    ,Cipayung,Ciputat,Tangerang
    Jumlah pemebelian : 20 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

    4. Bpk Anwar/PT. Indoglobal International(penjual alat security dan alat2 spionase intelijen )
    Komplek Taman Kebon Jeruk
    Blok AA IV No. 35
    Jakarta 11650
    Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

    5. Bpk Bpk Rizqi Andre/Dosen Tatanegara UPN Surabaya
    jalan penataran no.17 pacarkeling-surabaya-jawa timur.no.HP: +62081-793-300-09
    Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

    6. Bpk Najib S Munir/ LSM-FSAS Jepara, Jalan Sidodadi No. 02 Pecangaan Kulon Pencangaan Jepara,
    2 buku

    7. Murid Kyai Toha ,Jombang
    Beli 2 buku

    8. Kepada Yth :
    Bpk. Ghorib,Kalimantan , Mau nambah pesanan 50 beli buku,UNTUK Area Kalimantan

    9.Toni,Perumahan TukumIndah blok Y no.2
    Lumajang,5 buku

    Promosi Buku :SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
    Kover Kover Belakang dan Depan Buku Pewayangan Kresna, Gatotkaca dan Kayon

    Tebal Buku: 110 halaman, Ukuran Buku : 15cm X 21 cm, Harga Buku : Rp 20.000,—
    Ringkasan Buku : Buku yang ada di hadapan Anda adalah sebuah Mozaik pertemuan tradisi – tradisi besar yang berkembang di Nusantara dan Dunia sebagai bentuk perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk ) serta kumpulan wisik ghoib yang diterima oleh sahabat-sahabat kita yang menekuni tasawuf tetapi dalam pencarianNya terhadap Tuhan yang transenden, mereka tetap concern dengan kondisi Sosial yang berkembang di Nusantara Indonesia. Dalam berbagai Kitab Suci disebutkan akan adanya suatu era Kemakmuran dan Keadilan yang datang menjelang akhir zaman, tanpa menyebut determinisme waktu hal itu akan terjadi. Tetapi cukup untuk memperingatkan kita bahwa ketika menghadapi kondisi sosial yang carut marut, semua insan mengharapkan adanya perubahan kondisi yang lebih baik dari saat ini. Sementara sumber daya Indonesia dijadikan ajang perebutan negara-negara lain, dan kita dibiarkan menjadi konsumen tanpa memiliki kemampuan mengolah dan mendapatkan nilai tambah. Buku ini akan memberi panduan dan jalan yang akan ditempuh untuk menggapai
    tanpa mengesampingkan keberadaan elemen kebangsaan yang lain. Tetapi mengajak kita larut dalam dunia introspeksi dan kontemplasi untuk menjadi sumber inspirator bagi masyarakat Indonesia yang mampu membawa Indonesia menuju Mercu Suar Dunia. Sehingga meningkatkan rasa percaya diri dan nasionalisme kebangsaan di tengah pergolakan era globlalisasi yang di dominasi oleh materialisme dan kapitalisme global. Semoga dengan selesai ditulisnya buku ini per 3 Maret 2008, Buku ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh kalangan untuk menggugah semangat keadilan, kebangsaan dan mendapatkan pencerahan yang sejati. Juga diambil hikmahnya untuk membangkitkan semangat spiritual di setiap agama dan meningkatkan sumber daya manusia untuk mencapai Indonesia mercu suar dunia. Buku ini berisi wisik ghoib yang diterima oleh Winasis mengenai Satrio Paningit dan kondisi Nusantara saat ini serta penjelasannya, juga berisi anjuran sikap yang mesti dilakukan oleh setiap orang di saat Nusantara ditimpa bencana bertubi-tubi. Munculnya bencana di nusantara dan masalah-masalah Kebangsaan yang tak dapat teratasi merupakan tanda-tanda munculnya Satrio Paningi. Kajian Ilmiah dan Rasional Tentang Hadits Kemunculan Imam Mahdi (simbol Negara Timur) dan Isa (simbol Negara Barat ) Siapapun Orangnya yang mempelajari Hadits munculnya imam Mahdi akan berkesimpulan datangnya ditandai dengan perang Internasional- terjadi Krisis BBM atau rebutan ladang Minyak- kasus Iraq, Afganistan, Iran dan ketika tiap orang yang di timur dapat berhubungan dan melihat apa yang terjadi di barat dengan sekejap mata- munculnya teknologi telekomunikasi 3G yaitu Wideband-CDMA-komunikasi suara dan tampilan layar sekaligus. Dalam kitabnya Joyoboyo disebut: Satrio Paningit bakal jumedul ana antarane mandura wetan (pulau Madura) lan manduro kulon ( desa Matokan, Kabuh, Jombang) , merupakan wilayah Jawa Timur. Tasawuf ideal adalah tasawuf berdasarkan universalitas keagamaan yaitu berdasarkan ajaran para nabi yaitu 124.000 nabi yang tersebar di berbagai suku bangsa di dunia denan inti akhlakul karimah, membela yang tertindas dan menegakkan prinip keadilan. Perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk. Dalam kitab Sutasoma karangan mpu Tantular.
    Daftar isi :Bab 1: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 2,Bab 2: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 1, Bab 3: Bumi Nusantara Menanti Bocah Angon,Bab 4: GORO-GORO INDONESIA.,Bab 5: Sumatera, Raja Jayanegara dan Diplomat Adityawarman, Bab 6: Tahun 2012 Bumi akan dihancurkan kembali, Bab 7: Pandangan Perspektif Geopolitik: Nusantara dan Majapahit, Bab 8: Siapakah Imam Muhammad bin Hasan Al Askari, Bab 9: Satrio Paningit : Antara Bima, Semar dan Saudara Kembar Baladewa dan Kresna, Jawa Timur: Mandura Wetan dan Manduro Kulon, Bab 10: Kajian Tafsir Huruf Muqota’ah dan Mulla Shadra : Pandangan Siti Jenar dan Husain ibnu Mansur al-Hallaj dalam Manunggaling Kawulo Gusti, Bab 11 Sholat dan Manunggaling Kawulo lan Gusti MaknaTerdalam Huruf Ba – Saripati Fateha, Bab 12: Islam , Pewayangan Jawa dan Langit Lima sebagai Cerminan Kondisi Nusantara, Bab 13 : Makna Pluralisme Dibalik Surat al Waqiah dan Surat Yasin, Bab 14 : Tokoh Sufi dalam Universalitas Keagamaan Bab 15: Musik Dalam Islam ,Yunani dan Hindhu, Bab 16: Ajaran Nabi Muhammad tentang mencapai Kun/ Ismul Adzhom/ Dhunatamak/ Nama Tak Tertulis Tuhan/ Irama Ilahi, Bab 17: Tasbih Para Malaikat Langit dan Semar Punokawan, Bab 18: Dialog antara Semar dan Rsi Drona, Bab 19 Rokaat Terakhir : Kunci akhir Al Waqi’ah/ Goro-Goro , Puisi Para Pencinta, Kajian Kebangsaan dari Poros Poros Langit dan Intelektual, Sarasehan Budaya Kembali ke Jati Diri Bangsa: Belajar dari Dinasti Majapahit.,Tentang Gajah Mada dan Desa Matokan, Kabuh, Jombang . Lintang Kemukus telah muncul makanya sholat dan Doa Pejuang Keadilan dan Kejayaan dilakukan untuk antisipasi saat ini dan menjelang 2012, sekilas tentang Syek Subaqir atau Muhammad al Baqir, Wirid Harian untuk Hajat dan Rizqi dari Syekh Subaqir.

    Referensi Pustaka :

    1. Insan Kamil, Syeikh Abdul Karim al Jaili, Pustaka Hikmah Perdana, 2005
    2. Bhagavad Gita as It Is, Sri Srimad A.C Bahktivedanta Swami Prabhupada, Hanuman Sakti, 2000
    3. Tafsir Nurul Quran, Allamah Kamal Faqih, Al Huda, 2006
    4. Hakekat Sholat, Imam Khomeini, Misbah, 2000
    5. Makrifat Ibadah,Sayid Haydar Amuli,Serambi, 2008
    6. Ensiklopedi Wayang Purwa, Drs Suwandono, Ditjen Kebudayaan Departemen P & K,
    7. Ensiklopedi Tematis Spiritualitas Islam, Prof. Seyyed Hossein Nasr, Mizan, 2003
    8. Suluh Sant Mat, Maharaj Charan Singh,Yayasan Radha Soami Indonesia, 1996
    9. Tafsir Surat Yasin, Prof .Mohsin Qiraati, Cahaya, 2006
    10. Biografi Politik Ali Syari’ati, Prof.Ali Rahnema, Erlangga, 2000
    11. Ajaran dan Kehidupan Spiritual Ibnu ’Arabi, Stephen Hirtenstein, Murai Kencana, 2001
    12. Citra Bima, Drs. Woro Aryandini, Universitas Indonesia, 2000
    13. Kitab Negara Kertagama, Dr Bambang Pramudito, Gelombang Pasang, 2006
    14. Imam Mahdi, Proses Gerakan hingga Era Kebangkitan, Prof Ali al Kurani, Misbah, 2004
    15. website ,Sejarah Jambi
    16. Tafsir Sejarah Nagara Kretagama, Prof.Dr.Slamet Muljana, LKIS, 2006
    17. Acara lokakarya Shalat sebagai Mi’rajnya Orang-orang Beriman, 6 Oktober 2004, di Jakarta Islamic Center
    18. Husain bin Manshur al Hallaj, Prof. Louis Massignon, 2000, Serambi
    19. Manifestasi Ilahi, Mulla Shadra, Pustaka Hidayah, 2004
    20. Wisik-wisik Ghoib dari winasis Poros Langit dan Intelektual Independen yaitu kyai Turmudzi dkk
    21. Kitab Bait Joyoboyo, Raja Kediri,
    22. 14 Manusia Suci, Fatih Guven, 1996
    23. Majalah Cempala,Semar,1994
    24. Serat Siti Jenar, Tan Khoen Swie, Kediri,1922
    25. Website,Naqshabandi Haqqani, United state of America
    26. website, Atlantic Geology of Prof.Aryo Santos
    Distributor Tunggal Buku :
    Info Pembelian Buku dapat dibeli di:
    Bustanus/Mimi Oktiva di Warnet Nusantara-Jayanegara, Jl. Jayanegara 11/17 Jombang-JawaTimur,
    Telp 0321 862137 atau sms/telpon di HP: 0818 08052575

  67. kang topa
    8 November, 2008 pukul 3:02 pm

    haaaaa…. ada yang mengatakan para saytan sekarang udah bosen jadi saytan, karena mereka bilang jadi setan sekarang udah gak ada tantanganya, karena manusia tanpa di godapun udah berkelakuan kaya setan haaa….

  68. 21 November, 2008 pukul 3:39 pm

    setan apa yang uenak?
    setandan pisang gratiss…

  69. 24 November, 2008 pukul 9:52 pm

    Ternyata syetan juga hapal ayat kursi🙂
    http://sufimuda.wordpress.com/2008/11/13/syetan-pun-hapal-ayat-kursi/

    ——————-
    heheeh… syetan itu lebih alim dari manusia mbak…

  70. sarpulis smk N1 tembilahan
    30 November, 2008 pukul 12:21 pm

    setan itu memang musuh manusia tetapi,dari seta kita dapat belajar untuk tidak mudah putus asa,baiak dalan belajar,bekerja,beribadah dan sebagainya

  71. viking
    26 Maret, 2009 pukul 4:47 pm

    anjing loe babi

  72. FAHMI
    22 April, 2009 pukul 11:15 pm

    setan adalah setan yang didalam dirinya terdapat banyak cara yang ingin mengganggu manusia, kalau ingin terbebas dari godaan syaiton banyaklah berzikir menyebut nama allah, insya allah kita akan terbebas dari gangguan syaiton.

  73. vhita
    28 April, 2009 pukul 12:02 pm

    yupz q setuJu bANgedz mA pNdpt fahmi He He,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  74. Muhammad Ihsan
    19 Mei, 2009 pukul 9:20 am

    Setan itu memang kemampuannya menggoda umat manusia.Selain itu setan juga musuh yang nyata artinya setan itu kelihatan bentuknya.Contohnya; mo-li-mo (madon,main,madat,mabuk,mateni) jadi manusia yang kerjaannya molimo ya itulah setan yang kelihatan.

  75. 3 Juni, 2009 pukul 8:17 pm

    wah ngeri … setan tidak kuasa untuk menggoda .. kecuali dapat ijin dari tuhan ..

  76. 4 Juni, 2009 pukul 9:12 am

    Sye’an . . .!!!!

  77. 3 Agustus, 2010 pukul 11:54 pm

    jabon

    setan sangat cerdik dalam menggoda manusia …

    jabon

  78. Putra Thaliank
    1 Oktober, 2010 pukul 3:13 pm

    good..good..

  79. I
    1 Maret, 2012 pukul 1:53 pm

    Nah… yang kayak gini ni yang gue demen.
    Laa.. sing koyok ngene ini sing aku suka.
    Na… ne care ne be ne rage demen.

  1. 30 November, 2007 pukul 8:57 pm
  2. 1 Desember, 2007 pukul 11:49 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: