Arsip

Archive for the ‘Keajaiban’ Category

Al Fatehah dan Rahasianya

9 Desember, 2011 8 komentar

Al Fatehah dan rahasianya

Ternyata membaca al fatehah berpengaruh mendamaikan

Pengalaman yang cukup aneh tetapi betul-betul nyata adanya. Ini seputar bacaan fatehah yang berpengaruh kepada orang lain dan tentu saja pada diri sendiri. Bagi yang memahami artinya, Surat Al Fatehah itu isinya permohonan doa hanya kepada ALLAH semata.

Suatu hari, teman saya mengerjakan sebuah job yang diberikan oleh seorang klien. Order itu dikerjakan dengan cermat dan hati-hati. Dengan perhitungan waktu dan biaya akhirnya sepakat dengna harga dan waktu.

Baca selanjutnya…

Iklan

Sukses karena Hormati Ibu

26 November, 2009 6 komentar

Ibu, Ummi, Mother atau apa saja panggilannya bila kita hormati dengan tulus serta melayaninya dengan tabah, niscaya akan membawa kedamaian dalam hidup. Dalam bahasa pesantren, anak yang berbakti kepada ibunya (orang tua) maka dia akan “sukses” lahir batin, dunia akherat. Mau Bukti?

Abu Yazid Al Bustami, seorang ulama yang sangat dihormati dikalangan para sufi dan generasi kini, banyak pula karangan kitabnya ternyata beliau sangat hormat dan bakti kepada ibunya.

Baca selanjutnya…

Bukan Cacat Jiwa

27 Desember, 2008 12 komentar

suasana akhir pelatihan. Bersama mereka sungguh mengasikkan.

Ada keasikan tersendiri saat saya selama lima hari bergaul dengan para penyandang tuna rungu, dan tuna-tuna lainnya yang jelas tidak ada tuna wisma. Kami bertemu dalam sebuah perhetalan pelatihan komputer tingkat lanjut yang disponsori oleh Disnakertrans bekerjasama dengan Koperasi Purna Bakti Astra (AHM) Indonesia.

Selama lima hari itu saya hanya memberikan tutuorial standar bagaimana mengoperasikan komputer office. Namun yang menarik adalah mereka yang terlihat tidak mepunyai tangan seperti biasanya, begitu pula anggota badan lainya tidak lengkap namun rasa untuk belajar dan memahami keadaan diri yang dianggap serba kekurangan itulah yang membuat saya ta’jub pada mereka.

Baca selanjutnya…

Yang Mati lebih Mendengar

24 November, 2008 25 komentar

Lama tak posting maafkanlah para saudara/i ku. Keterbatasan menjadi sifat melekat pada saya. Karenanya atas segala khilaf,  dan khelah (alasan) apapun mohon dimaklumi. Ini saya memberanikan diri mengawali  masuk kembali ke dunia blog. 

Dalam wacana perbedaan pendapat itu biasa. Tetapi dari kecil masalah ziarah kubur sudah tahu itu juga menjadi perbedaan. Karena saya penasaran kemudian ada kitab digital yang saya peroleh dari kawan iseng-iseng membaca (tentu yang saya bisa) karena banyak kitab yang berkarakter gundul itu (kitab tanpa harokat) tidak saya pahami. 

Menarik tulisan-tulisan para ulama seputar masalah ziarah kubur itu. Kalau selama ini dipertentangkan adalah ada semacam larangan berziarah kubur dan bahkan seorang ulama Indonesia hasil didikan asing (Arab) berani menulis buku kalau amalan2 orang NU itu masuk sebagai musyrik. Saya sih tidak kaget dan tidak perlu kesel. Namun begitu saya membaca kitab-kitab digital kok keyakinan saya tentang ziarah kubur makin mantep padahal semual meski saya lahir dari tradisi NU masalah ziarah ini tidak semantap kawan-kawan lain dalam berziarah. 

Inilah hasil bongkar-bongkar kitab Ar Ruh dan tafsir tentang masalah orang mati tidak bisa mendengar orang hidup. Kaget sih setelah dijelaskan bahwa orang mati itu sangat peka bahkan lebih peka dari orang hidup. Itu adalah ucapan Nabi. Selengkapnya hasil kupasan itu yang sengaja saya posting di

Sayap-sayap Patah

12 Oktober, 2008 30 komentar

Refleksi Syawalan

Sayap hasil metamorphosis.. manusia juga punya
Selamat tinggal ramadhan… kau telah memberikan masa ingkubasi untuk para shoimin. Kau juga telah memberikan rehat bagi tubuh-tubuh yang butuh istirahat. Dari proses “mbrongsongi” menjadi kepongpong lalu melahirkan sayap bagi ulat-ulat yang semula hina menjadi kupu-kupu indah. Lalu apa hasil dari “mbrongsongi” itu bagi manusia.. ?
Baca selanjutnya…

Pedagang harus Curang?

18 September, 2008 36 komentar

JADI pedagang harus “curang”, kalau tidak darimana bisa dapat untung!. Sekarang persaingan antar pedagang sudah semakin tajam. Jika tidak pinter-pintar menyiasati dagangannya merugilah selalu. Mungkin itlah yang terpatri di benak pedagang yang tidak jujur.

Daging sebagai saksi... dari google/image

Daging sebagai saksi... dari google/image

Postingan di sini membuat kita semakin tidak percaya kepada pedagang yang nota bene barang dagangannya itu sangat kita butuhkan dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Perbuatan tidak jujur dari sipedagang itu sebenarnya melanggar hukum alam. Misalnya mengurangi timbangan, ia berarti melanggar rumus berat yang mengatakan gravitas dikalikan keliling bumi. (detilnya di postingan lalu) Jika pedagang itu makin banyak disekitar kita apa yang harus kita lakukan?

Kalau saya hanya sekedar ingin menuliskan sebuah cerita dampak buruk dari pedagang yang curang. Cerita ini diambil dari kitab klasik (kitab kuning/putih, tergantung kertasnya). Beriikut adalah petikannya.

SEBUAH KISAH FAKTA PEDAGANG YANG TAK JUJUR

Mengusir Jin

24 Agustus, 2008 53 komentar

Bisakah jin itu diusir?
Fenoman Kesurupan menggejala di publikbahkan secara massal. Jin juga sedang cari popularitas kaya pemilu yah...

Fenomena Kesurupan secara massal. Rupanya Jin juga sedang cari popularitas kaya pemilu yah...

Barusan postingan tetangga di Malaysia bercerita kalau anak-anak SMP-SMU pada kesurupan massal mirip di sekolah kita. Katanya, untuk mengusir jin itu sulit, karena mereka sudah menjadi korin (teman sejak lahir). Hanya ada satu cara katanya, mendekatkan dirikepada pemilik Jin.

Nah masalahnya, yang kesurupan itu justru kadang anak kyai, anak baik-baik yang tidak pernah tinggal sholat bahkan orang tua yang banyak amal perbuatan baiknya, bahkan pemimpin majlis ta’lim.

Baca selanjutnya…